Kam. Apr 2nd, 2020

Bupati Balangan Bagikan Kartu JKN-KIS kepada Warga Paringin

2 min read

KabarKalimantan, Paringin – Bupati Balangan H Ansharuddin menyerahkan secara simbolis kartu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk warga di Kecamatan Paringin, Selasa (27/3/2018).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di halaman Balai Desa Layap, Kecamatan Paringin tersebut, lebih kurang 14 ribu kartu JKN-KIS dibagikan orang nomor satu di Bumi Sanggam tersebut.

Dalam sambutannya, Ansharuddin mengatakan, pembagian kartu JKN dan KIS tersebut merupakan pembagian kali ketiga untuk delapan kecamatan yang langsung diterima masyarakat.

“Saya langsung yang membagikan kartu JKN-KIS ini karena ingin memastikan masyarakat menerima kartu pelayanan gratis ini, sebab ini merupakan komitmen kami untuk menjamin kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” ucap Ansharuddin.

Selain itu, penyerahan kartu JKN-KIS kepada masyarakat secara langsung tersebut merupakan tindaklanjut dari program pemberian jaminan kesehatan kepada masyarakat secara gratis.

JKN KIS yang diberikan daerah ini merupakan program pendukung yang diambil dari APBD untuk menutupi kekurangan cakupan anggaran APBN untuk jaminan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :   Bupati Ansharuddin akan Merombak Komposisi Pejabat Pemkab Balangan

“Pemerintah daerah mengucurkan anggaran Rp 24 miliar untuk JKN- KIS ini. Hal ini merupakan upaya Pemkab Balangan untuk menjamin dan meringankan beban pelayanan kesehatan untuk masyararat Balangan,” terang Ansharuddin.

Pada kesempatan itu, Kepala BPJS Kabupaten Balangan Yuliarsih mengungkapkan, langkah Pemerintah Kabupaten Balangan yang mendaftarkan seluruh warga Balangan dalam program BPJS ini perlu mendapat penghargaan.

Pasalnya, saat ini Balangan menjadi kabupaten pertama yang mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta yang bertujuan untuk memastikan semua orang mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa mengalami kesulitan pembayaran.

Meski masih ada masyarakat yang belum terdaftar lantaran belum melakukan administrasi, Yuliarsih memastikan masyarakat yang berobat akan tetap dilayani dengan syarat membawa data diri ke pelayanan kesehatan.

“Bagi masyarakat yang belum dapat kartu, harap bersabar. Tapi jangan khawatir, kalau mau berobat ke rumah sakit atau puskesmas masih bisa, cukup membawa KTP dan kartu keluarga,” tandasnya.
FM HIDAYATULLAH

Baca Juga :   Peringatan HUT Bhayangkara di Balangan Dimeriahkan Parade Pasukan Upacara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.