Jum. Apr 10th, 2020

Bupati Balangan Resmikan Pusat Jajajan dan Gedung Pendidikan Islam

2 min read

KabarKalimantan, Paringin – Bupati Balangan H Ansharuddin meresmikan Pusat Jajanan Kampung sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pendidikan Agama Islam di Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, Rabu (26/2/2020).

Peresmian itu juga ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Balangan H Nursidah Ansharuddin.

Pusat Jajanan Kampung Desa Muara Jaya ini merupakan pusat jajanan yang menjual berbagai macam jajanan tradisiinal hasil olahan warga dan UMKM setempat.

Bupati Balangan H Ansharudin menyampaikan apresiasi kepada Pemdes dan masyarakat Desa Muara Jaya atas inovasi dan partisipasinya dengan membuat pusat jajanan tradisional.

“Kami menilai, pusat jajanan kampung bukan sekadar urusan kuliner, tetapi jauh lebih penting juga pelestarian budaya daerah. Karena makanan khas suatu daerah adalah bagian dari budaya daerah tersebut,” ucap Ansharuddin.

Membuat pusat jajanan kampung seperti ini, lanjut Ansharuddin, merupakan upaya pemdes dan masyarakat Desa Muara Jaya mengintegrasikan dan melestarikan budaya dalam program pembangunan desa, terutama terkait pembangunan sumber daya manusia dan ekonominya.

“Salut dan tepuk tangan untuk Desa Muara Jaya,” ucap Ansharuddin.

Dalam kesempatan ini, Ansahruddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat Balangan, agar lebih mencintai jajanan kampung. “Ini kuliner asli, ini budaya kita. Kalau bukan kita yang mencintai, mengkonsumsi dan membanggakannya, siapa lagi. Sekarang tidak lagi susah mencarinya, karena sudah hadir pasar jajanan kampung yang rutin buka di Desa Muara Jaya ini,” tandasnya.

Tak hanya itu, Ansharuddin juga bangga dengan inovasi lain yang ditunjukkan Desa Muara Jaya yang membangun gedung pendidikan agama Islam yang dinilai sebagai bentuk investasi besar dalam rangka membangun sumber daya manusia, dan tentunya tidak hanya bermanfaat bagi Desa Muara Jaya sendiri, tetapi juga untuk Kabupaten Balangan.

Ansharuddin menilai, pembangunan akhlak, atau yang dalam istilah pendidikan nasional disebut dengan pembangunan karakter, adalah hal yang sangat penting. Bahkan, boleh dikatakan, pembangunan akhlak adalah yang paling penting dibanding hal-hal lain.

Bukti lain, pembangunan pendidikan di negara saat ini memberikan penekanan utama pada pendidikan karakter. Bahkan, di tingkat pendidikan usia dini dan usia dasar, pendidikan karakter adalah yang utama.

“Pelajaran baca, tulis, hitung boleh dikatakan sebagai sampingan saja. Kenapa? Karena mengajarkan ilmu pengetahuan itu jauh lebih mudah dibanding mengajarkan dan membangun karakter,” tandasnya.

Ia menegaskan, pembangunan pendidikan karakter harus ditanamkan dalam diri setiap warga negara semenjak dini, karena semakin bertambah usia nanti akan semakin sulit menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik. Apalagi kalau sudah terkontaminasi atau terpapar kebiasaan-kebiasaan buruk di lingkungan pergaulannya.

“Ini pula sebabnya kita harus membentengi anak-anak dengan benteng yang baik dan kuat, yaitu akhlak, pendidikan agama, dan nilai-nilai sosial yang baik. Kami yakin, kita semua sepakat dan memahami pentingnya benteng diri ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ansharuddin juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan Gedung Pendidikan Islam, Desa Muara Jaya, Kecamtanan Awayan.

Reporter: FM Hidayatullah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.