Kam. Apr 9th, 2020

Bupati Balangan Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19

2 min read

KabarKalimantan, Paringin – Bupati Balangan H Ansharuddin menaikkan status di Kabupaten Balangan menjadi tanggap darurat penanganan Covid-19 terhitung sejak 23 Maret-5 April 2020 atau selama 14 hari. Apabila situasi belum memungkinkan, maka akan diperpanjang lagi hingga 14 hari kemudian.

“Ini jadi perhatian khusus untuk semua elemen agar bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona di Bumi Sanggam,” ujar Bupati Balangan H Ansharuddin, Selasa (24/3/2020).

Dengan keadaan tanggap darurat ini, kata Ansharuddin, pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Balangan akan melakukan langkah-langkah baru,  seperti penyiapan dan penambahan peralatan RSUD dan penyemprotan disinfektan secara rutin, kendati sampai saat ini belum ada yang positif Covid-19.

“Sementara kita siapkan anggaran Rp 1 miliar untuk penanganan Covid-19 ini, dan bisa ditambah kalau dibutuhkan. Yang jelas, semua biaya yang timbul akibat wabah corona ini dibebankan kepada pemerintah melalui APBN dan APBD Balangan 2020,” terangnya.

Pemkab Balangan, lanjut bupati, juga terus melakukan koordinasi baik dengan Forkopimda Balangan maupun dengan Pemprov Kalsel terkait perkembangan kasus dan penanganan apabila ditemukan dugaan kasus corona.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Balangan menyatakan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Bumi Sanggam bertambah menjadi 32 orang.

Update informasi tambahan ODP di Balangan dengan total keseluruhan 32  orang ini update pada Selasa (24/3/2020) pukul 06.00 Wita .

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Tim Gugus Tugas Kabupaten Balangan, Erwan Mega menjelaskan, 32 ODP itu tersebar di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan, dengan rincian sebanyak 4 orang di Kecamatan Paringin,  8 orang di Paringin Selatan, 6 orang di Batumandi, 4 orang di Lampihong, 2 orang di Awayan, dan masing-masing 1 orang di Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong.

Erwan pun terus mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada dalam menyikapi pandemi Covid-19 ini, jaga kesehatan dan sementara hindari keramaian.

“Jangan panik namun tetap waspada, hindari keramaian atau paling baik berdiam di rumah. Kemuadian yang terpenting lagi jaga kondisi tubuh tetap fit, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir,” pungkasnya.

Reporter: FM Hidayatullah
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.