Bupati Batola Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda

310
Suasana upacara hari Sumpah Pemuda ke-89 di kantor Pemkab Barito Kuala, Senin (30/10/2017). Istimewa for Redkal.com

KabarKalimantan, Marabahan – Bupati Barito Kuala, Hasanuddin Murad, menjadi inspektur upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-89 di halaman sekretariat Pemkab Batola, Senin (30/10/2017).

Peserta upacara terdiri atas Wakil Bupati Batola, Sekda Batola, perwakilan Forkopimda Batola, anggota DPRD Batola, Ketua TP PKK Batola, perwakilan organisasi wanita, ASN Pemkab Batola, pelajar, organisasi kepemudaan, dan unsur TNI Polri.

“Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya,” kata Bupati Hasanuddin saat membacakan amanat tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Bila dibandingkan zaman dahulu, ia menuturkan, banyak kemudahan teknologi saat ini justru memicu selisih faham, fitnah, dan kebencian yang berujung konflik memecah belah bangsa. Padahal, Hasanuddin melanjutkan, kemudahan itu semestinya membuat elemen bangsa makin erat bersatu di tengah interaksi sosial.

Baca Juga :   Resmi Dilantik, Dua Noor Target Tiga Bulan Bangun Desa

“Sebetulnya tidak ada ruang untuk salah faham, apalagi membenci, karena semua hal dapat kita konfirmasi dan dapat diklarifikasi dalam hitungan detik,” kata Hasanuddin Murad.

Ia mengajak semua elemen bangsa meneguhkan kembali persatuan dan kesatuan Indonesia lewat sikap setop segala perdebatan yang memicu perpecahan bangsa. Sebab, kata dia, elemen bangsa saat ini semestinya malu dengan para pemuda 1928 dan kepada Bung Karno.

“Karena masih berkutat di soal-soal ini (saling hujat). Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan yang lebih besar, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar suami Noormiliyani A.S tersebut.

Pada Juli 2017, ia mengingatkan, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta kebangkitan kepemudaan Indonesia terus digelorakan.

“Bersama Pemda, organisasi kepemudaan dan sektor swasta kita bergandengan tangan bergotong royong melanjukan api semangat sumpah pemuda 1928,” Hasanuddin berujar. (Advertorial)

Baca Juga :   Bupati Wanita Pertama di Kalsel Resmi Dilantik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here