Bupati Batola Raih Penghargaan Top Pembina BUMD Awards 2021

2 min read
2.189

KabarKalimantan, Jakarta – Setelah meraih penghargaan Leader in Rural Development, Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS kembali menerima anugerah penghargaan berupa TOP BUMN Awards yang diserahkan di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Kegiatan itu diselenggarakan majalah Top Business bekerjasama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN) serta beberapa tim penilai.

Top BUMD Awards merupakan kegiatan corporate rating atau penilaian kinerja BUMD terbesar di Indonesia yang memberikan penghargaan kepada BUMD-BUMD terbaik atas achivement, improvement dan contribution BUMD yang telah dilakukan terkait kinerja bisnis, layanan, dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Baca Juga :   Luar Biasa! Petani Tanbu Ini Punya Cara Cepat Tanam Padi

PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Batola menjadi BUMD yang mewakili Batola dalam penghargaan ini. Penghargaan yang diraih kali ini menjadi kali kedua setelah pada tahun 2020 penghargaan yang sama.

Ketua Dewan Juri Top BUMD Awards 2021 Djohermansyah Djohan memaparkan, beberapa temuan menarik selama proses penjurian berlangsung. “Secara umum hampir semua BUMD relatif mampu menghadapi dampak pandemi covid-19 dengan baik,” terang guru besar IPDN ini.

Baca Juga :   Jembatan Ambruk, Bupati Batola Bentuk Tim Investigasi

Dalam wawancara terpisah, Djohermansyah Djohan menilai, BPR Alalak berhak atas penghargaan ini berkat inovasi yang diberikan dalam kontribusinya bagi pembangunan daerah.

“Improvement inovasi perbaikan dan telah berkontribusi besar dalam pembangunan daerah menjadi poin penting dalam penilaian kami,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kriteria lain yang juga dinilai seperti berkinerja baik serta memiliki inovasi agar bisnis tetap berjalan selama pandemi covid-19.

BPR Alalak sendiri bukan ajaib bisa mendapatkan penghargaan ini. Melalui inovasi yang digagas Bupati Hj Noormiliyani AS berupa program kredit kepemilikan tanah pertanian bagi petani yang tidak memiliki sertifikat tanah.
BPR Alalak dinilai tim juri memiliki inovasi tinggi berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :   Bupati: Perlawanan Rakyat Marabahan Harus Jadi Momentum Introspeksi

Sementara itu, Direktur Utama BPR Alalak Bahrani menyampaikan, inovasi ini menjadi satu-satunya di Indonesia. “Kami bekerjasama dengan BPN Batola agar dalam  program ini masyarakat yang melakukan kredit kepemilikan tanah pertanian bisa segera memiliki sertifikat tanah,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *