Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri Secara Virtual

2 min read
2.178

KabarKalimantan, Kotabaru – Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan Wakil Bupati Kotabaru H Andi Rudi Latif mengikuti kegiatan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri bagi bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota gelombang ketiga dan keempat, hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, Senin (13/9/2021).

Acara Pembekalan Kepemimpinan tersebut diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) secara tatap maya/virtual.

Adapun jumlah peserta gelombang ketiga yang mengikuti pembekalan sebanyak 137 orang dari non petahana pada tanggal 13-17 September yang diikuti Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif.

Baca Juga :   Pasca Banjir, BPBD Kotabaru Lakukan Pembersihan Sampah

Sedangkan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar berada pada gelombang keempat dari petahana yang diikuti sebanyak 46 orang pada 20-24 September.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan, acara pembekalan kepemimpinan ini merupakan amanah dalam melakukan pengembangan SDM, khususnya yang berkaitan dengan tugas pelaksanaan pemerintahan daerah.

Dipaparkannya, ada tiga hal untuk menjadi pemimpin yang kuat yaitu yang pertama power yang mengharuskan untuk memahami aturan dan berlindung pada aturan yang jelas. Kedua, memiliki pengikut atau staf yang mampu membantu dalam bekerja, dan yang ketiga yaitu konsep.

Baca Juga :   Lingkungan Desa Semayap Jadi Bersih Setelah Ada Bank Sampah

Mendagri juga berharap, kepala daerah dapat merangkul dan menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Jalin juga hubungan yang baik dengan Forkopimda, wakil bupati, sekda serta jajaran, agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Mantan Kapolri ini juga menekankan kepada para kepala daerah untuk bisa menekan laju penyebaran wabah melalui empat indikator pengendalian pandemi Covid-19, yakni pengendalian angka positif, bed occupancy rate (BOR), recovery rate atau angka kesembuhan yang tinggi, serta fatality rate atau angka kematian yang rendah.

Baca Juga :   Pj Ketua TP-PKK Kalsel Lantik TP-PKK Kotabaru

Pada kesempatan ini, Tito juga mengingatkan kepala daerah yang sudah dilantik agar memanfaatkan secara maksimal waktu yang tersedia.

“Pemulihan ekonomi menjadi salah satu target utama kita. Kita perlu untuk melakukan pemulihan ekonomi, supaya masyarakat juga dapat survive, kalau ekonomi berjalan, otomatis pendapatan PAD juga bisa meningkat dan kembali normal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *