Bupati Kotabaru Bentuk Tim Investigasi untuk Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Penandatanganan Mutasi ASN

86

KabarKalimantan, Kotabaru – Adanya penyalahgunaan wewenang terkait pemutasian oleh salah satu kepala SKPD terhadap ASN di lingkup Pemrintahan Kabupaten Kotabaru ke kabupaten lain menimbulkan masalah besar.

Bahkan tak tanggung-tanggung, kabarnya Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang akan langsung turun tangan.

Orang yang seyogyanya mempunyai wewenang penuh atas pemutasian ASN tersebut akan membentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh salah satu kepala SKPD di pemkab setempat.

“Saya sudah memerintahkan inspektorat untuk melakukan pemeriksaan atas penyalahgunaan kewenangan penandatanganan surat keputusan bupati yang ditandatangani oleh kepala Dinas Kepegawaian Daerah Kotabaru itu,” ujar Sayed Jafar, Jumat (25/10/2019).

Dalam tim investigasi tersebut, lanjut Sayed Jafar, pihaknya juga meminta bantuan dengan melibatkan Biro Hukum Pemprov Kalsel. Jika terbukti bersalah, maka saya akan menindak dengan tegas dan memberikan sanksi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepegawaian Daerah Kotabaru Zainal Abidin mengatakan, penandatangan surat keputusan bupati tersebut sudah sesuai keputusan bupati Nomor 570 tahun 2002 tentang Daftar Pendelegasian Wewenang Penandatanganan Surat Surat Keputusan dan Surat Surat Lainnya Bidang Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

“Dalam surat keputusan bupati nomor 570 tahun 2002 itu, pada nomor urut 05 yang berbunyi SK Mutasi PNS Keluar Daerah untuk syarat pemberhentian penggajihan dari semua golongan setelah terbit SK mutasi oleh pejabat yang berwenang, yaitu pejabat yang diberi kuasa untuk penandatanganan adalah Kepala BKD,” jelasnya.

Reporter: Ardiansyah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here