Bupati Kotabaru Canangkan Dua Desa Jadi Kampung KB

314

KabarKalimantan, Kotabaru – Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mencanangkan Desa Sukamaju, Kecamatan Sampanahan dan Desa Magalau Hilir, Kecamatan Kelumpang Barat sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB), Selasa (6/11).

Kegiatan pencanangan Kampung KB tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar, perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan Ir Ramlan, pejabat SKPD Kotabaru, perwakilan Lanal Kotabaru,  Danramil Sampanahan, perwakilan Kapolsek Sampanahan, kepala desa se-Kecamatan Sampanahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Sampanahan.

Kepala BKKBN Kalimantan Selatan Dra Dina Agustina melalui perwakilannya Ramlan mengatakan, sangat berterimakasih kepada Bupati Kotabaru yang telah mencanangkan serta melaksanakan integrasi kegiatan Kampung KB di Desa Sukamaju dengan baik dan lancar.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Kotabaru H Joni Anwar mengatakan, pencanangan Kampung KB di Desa Sukamaju ini merupakan salah satu program dalam rangka upaya penguatan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga sebagai upaya untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Tujuan pencanangan Kampung KB adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil sehat sejahtera,” jelasnya.

Tak hanya itu, tambahnya, pencanangan Kampung KB juga bertujuan untuk meningkatkan peran pemerintah dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan keluarga berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan dan meningkatkan jumlah peserta KB aktif modern.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar berharap, seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam mendukung kegiatan ini dengan mengembangkan dan melakukan sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk, guna mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan serta melakukan analisis dampak kependudukan melakukan pembinaan dan peningkatan kesetaraan keluarga berencana melalui pembinaan dan kemandirian.

 “Saya minta kepada SKPD terkait agar mengalokasikan program dan kegiatannya ke Kampung KB. Sebab, peran masyarakat berposisikan menjadi penting karena yang menjadi sasaran dari Kampung KB adalah keluarga, remaja, dan masyarakat yang berpartisipasi seperti para semua pemangku kepentingan dan masyarakat multi pembentukan Kampung KB,” katanya.(advertorial)

Ardiansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here