Bupati Kotabaru: Kerja Keras dan Pengabdian Polri Sangat Dirasakan Masyarakat

952

KabarKalimantan, Kotabaru – Polres Kotabaru gelar Peringatan HUT Bhayangkara ke-73, tahun 2019 di halaman Mapolres Kotabaru, Rabu (10/7/2019).

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar yang memimpin jalannya upacara berkesempatan membacakan amanat Presiden Republik Indonesia. Ia mengatakan, kerja keras dan pengabdian Polri telah dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Situasi keamanan dalam negeri sepanjang tahun 2018-2019 terpelihara dengan baik. Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang di selenggarakan pemerintah, yaitu Asian Games, Asian Para Games, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Selain itu, Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu tahun 2019, sehingga berlangsung aman, damai dan demokratis.

Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, tahun baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan idul Fitri 2019.

Baca Juga :   Pelaku Penggelapan Mobil Asal Kotabaru Diringkus di Kukar

“Kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar. Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, Polri juga telah mengungkap berbagai kejahatan, mulai dari kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat, kemudian kejahatan lintas negara seperti terorisme, perdagangan narkotika, perdagangan orang, dan kejahatan siber. Lalu kejahatan berimplikasi kontinjensi seperti konflik sosial, kerusuhan massa, dan unjuk rasa anarkis, sampai dengan kejahatan terhadap kekayaan negara, seperti ilegal logging, illegal fishing dan tidak pidana korupsi.

“Termasuk dalam menindak kejahatan tindak pidana korupsi, sepanjang tahun 2018, Polri telah berhasil mengungkap kerugian negara senilai Rp 2,9 triliun, dan menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun,” bebernya.

Baca Juga :   Antik Intan 2017, Polisi Kotabaru Ringkus 29 Penjahat

Selanjutnya, tambah Bupati, dalam pengelolaan organisasi, Polri juga telah meningkatkan akuntabilitas dan transparansi. Laporan keuangan Polri, meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari badan pemeriksa keuangan selama enam tahun berturut-turut.

Laporan kementerian pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menunjukkan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dan indeks Reformasi Birokrasi Polri mengalami peningkatan, disertai dengan keberhasilan mewujudkan 69 Zona Integritas, yang terdiri dari 64 Satker dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan 5 Satker dengan Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Hal ini menempatkan Polri pada urutan kedua kementerian/lembaga dengan zona integritas terbanyak setelah kementerian keuangan,” jelasnya.

Pun demikian, Polri tetap diminta untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas tahun 2045.

“Kedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat , secara konsisten dan berkelanjutan. Tingkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan,” ujarnya.

Baca Juga :   Koordinasikan Larangan Menjadikan Tempat Beribadah untuk Kepentingan Politik

Reporter: Ardiansyah

Editor: Suhaimi Hidayat

PEnanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here