Bupati Kotabaru: Mallasuang Manu Harus Terus Dilestarikan

877

KabarKalimantan, Kotabaru – Bupati Kotabaru H Sayed Jafar didampingi Ketua TP-PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar hadiri upacara adat Mallasuang Manu di Pantai Teluk Aru, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Minggu (25/8/2019).

Upacara adat Mallasuang Manu merupakan wujud rasa syukur dari masyarakat di daerah pesisir di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan yang setiap tahunnya digelar dan selalu dirangkai dengan perlombaan katir race.

“Acara adat ini harus terus kita lestarikan, karena ini merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kotabaru,” tutur bupati.

Mallasuang Manu atau melepas sepasang ayam jantan dan betina merupakan adat masyarakat suku Mandar yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan. Sepasang ayam dilepas dari atas sepasang batu yang disebut batu jodoh dan diperebutkan oleh ratusan masyarakat, baik anak–anak, dewasa, maupun orang tua yang sudah menunggu di bibir pantai.

Sebelumnya, sandro atau ketua adat membacakan doa sebelum ritual pelepasan dilaksanakan.

Acara adat ini dirintis warga dari tahun 2000 dengan dana yang minim, hingga mendapat perhatian dari Pemkab Kotabaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sehingga akhirnya menjadi agenda tahunan sejak 2003 hingga sekarang.

Reporter: Ardiansyah
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here