Bupati Mardani Merayu Kemenperin untuk Danai Poltek Batulicin

591
Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming ketika FGD Poltek Negeri Batulicin di Banjarmasin, Rabu (11/10/2017). Redkal.com/ Diananta Putra

KabarKalimantan, Banjarmasin – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Mardani H. Maming, berkeinginan alih status pengelolaan Politeknik Negeri Batulicin rampung pada 2018. Pemkab Tanah Bumbu menginisiasi pembangunan Poltek Negeri Batulicin lewat pendanaan APBD di atas tanah milik Pemprov Kalsel seluas 50 hektare di Kecamatan Simpang Empat.

Persoalannya, kata Mardani, Kemristekdikti menyetop dana bantuan ke institusi pendidikan semacam politeknik. Alhasil, Mardani kini gencar mendekati Kementerian Perindustrian untuk mendanai pembangunan dan menyiapkan sarana praktek di Poltek Negeri Batulicin.

Mardani mengatakan keberadaan poltek suatu keniscayaan di tengah rencana pembangunan kawasan industri di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pemerintah pusat telah menetapkan proyek kawasan industri Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu dan kawasan industri Jorong, Kabupaten Tanah Laut, sebagai proyek strategis nasional di Kalimantan Selatan. Alhasil, menurut dia, pemerintah daerah mesti menyiapkan sumber daya manusia lebih dulu sebelum kedua kawasan industri itu resmi berdiri.

Baca Juga :   Wagub Kalsel Puji Eksistensi Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu

“Potensi SDM daerah, khususnya masyarakat lokal. Jangan sampai terjadi di Morowali, Sultra, dimana banyak pembangunan smelter, (perusahaan) Core, Vale, tapi setelah ada pabriknya ternyata ribut didemo terus. Karena enggak ada SDM lokalnya, kenapa? Karena enggak disiapkan SDM lokal dari politeknik di daerah,” kata Mardani di sela Focus Group Discussion Poltek Negeri Batulicin di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, Rabu (11/10/2017).

Ia optimisi Poltek Negeri Batulicin siap mencetak SDM lokal yang handal untuk menjawab kebutuhan industri. Mardani berharap, output tenaga kerja lokal yang siap pakai ini bisa menekan ketergantungan Tanah Bumbu dari serbuan tenaga kerja luar daerah. “Sehingga tidak ada lagi orang luar masuk ke tempat kita, karena kita sudah menyediakan SDM lokal,” Mardani melanjutkan.

Menurut dia, pembangunan poltek Batulicin sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Saat ini, Mardani ingin menyelaraskan kawasan industri yang sudah dibangun oleh Pemkab Tanah Bumbu dengan kawasan industri yang dibangun oleh Kementerian Perindustrian.

Baca Juga :   Wabup Tanah Bumbu Inspeksi ke RSUD Andi Abdurahman

Mardani menuturkan Kementerian Perindustrian akan mengambil alih Poltek Batulicin yang saat ini masih berstatus swasta, ke negeri. Apabila rencana itu mulus, kata dia, Kementerian membangun dan menyediakan sarana praktek di Poltek Negeri Batulicin.

“Investasinya hampir Rp 500 miliar, bangunan dan alat-alat prakteknya. Kalau kita sudah ada politeknik yang disupport pemda, tapi enggak bisa berjalan karena di Kementerian Pendidikan enggak ada lagi anggaran untuk Poltiknik,” ujar Mardani.

Terganjal aturan itu, Mardani melirik Kemenperin karena ada beleid yang mengatur Kemenperin bisa membangun politeknik. Alhasil, ia mengklaim ada perbedaan antara Poltek Negeri Tanah Laut dan Poltek Negeri Batulicin. Bila di Tanah Laut, dia membandingkan, ada bantuan Kemenristekdikti.

“Nah sekarang enggak ada lagi penambahan itu. Kenapa dulu kita ada rencana? Karena syarat jadi negeri, harus swasta dulu dua tahun baru jadi negeri. Setelah kita siapkan dua tahun, ternyata dari Kemenristekdikti enggak bolah ada politeknik baru, sehingga kita kemarin kebinggunan.”

Baca Juga :   Tanah Bumbu Perkuat Transparansi Dana Desa dan ADD

“Tapi ada jalan baru lagi, Menristekdikti enggak bisa, dilarikan ke Menteri Perindustrian. Nah Menteri Perindustri ini yang kita kejar. Jadi Tanah Laut politeknik versi Kemenristekdikti dan Tanah Bumbu versi Kementerian Peridustrian,” Mardani menambahkan.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, berharap Politeknik Negeri Batulicin secepatnya berdiri seiring rencana pembangunan kawasan industri Batulicin. Menurut dia, keberadaan kawasan industri harus ditopang oleh SDM lokal yang mumpuni. “Saya ingin secepatnya,” ujar Sahbirin Noor.

DIANANTA PUTRA │ SYAHRI RAMADHAN

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here