Kam. Apr 2nd, 2020

Bupati Tanam Pohon Pantu g di eks PLG

2 min read

KUALA KAPUAS, KK – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi para Kepala SOPD Kabupaten Kapuas, melakukan kunjungan lapangan  ke area kerja program konservasi mawas Yayasan BOS di Camp Release dan Juga Camp monitoring orang utan di Camp Bagantung  yang terletak di jalur sei mantangai Desa Mantangai Tengah dan Mantangai Hulu Kecamatan Mantangai, Kamis (11/5/2017) siang.

Kurang lebih empat jam perjalanan dengan menggunakan kelotok kecil/perahu bermesin menyusuri sungai kecil akhirnya Bupati Kapuas dan rombongan sampai di Camp Bagantung tempat monitoring orang utan di Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas.

Kedatangan Bupati dan rombongan yang juga didampingi oleh Camat Mantangai Yan Marto, para Kepala Desa serta manejer BOS mawas Jhonson Regalino beserta jajaran, disamping ingin melihat secara langsung kegiatan program BOS Mawas di lapangan juga berkesempatan melakukan penanaman bibit pohon Pantung yang dilakukan di lokasi eks PLG di Wilayah Kecamatan Mantangai.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dalam kesempatan itu memgapresiasi kegiatan kerja BOS Mawas yang disamping melindungi dan merawat Orangutan yang areanya sudah semakin sempit akibat banyaknya lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan tahun 2015, juga berharap kepada Yayasan BOS Mawas untuk menjaga lingkungan sekitar agar ekosistim tetap terjaga dengan baik.

Sementara itu dia juga dia berharap kepada Yayasan BOS Mawas dalam melaksanakan programnya agar selalu menjalin kerja sama  baik dengan Pemerintah Daerah maupun  instansi terkait serta BUMN/BUMD dan juga memberdayakan masyarakat setempat dalam pelaksanaan programnya.

Program penanaman pohon di eks PLG tersebut menurut penjelasan yang disampaikan oleh manejer BOS Mawas Jhon Regalino, dengan target luas 31 ribu Hektar, sementara yang terealisasi baru 5 Hektar yang terdiri dari bibit pantung, blangiran, keput bajuku, tutup kabali, nyatu undus, papung, dan hangkang.

Tujuan dari penanaman bibit kayu tersebut disamping jenis pohon kayu yang daun maupun buahnya bisa dimakan oleh orang utan juga untuk  mereboisasi eks lahan PLG l juta Hektar, yang pada saatnya nanti juga bermanfaat bagi penduduk bisa memanfaatkan getah nyatu maupun getah pantung.

Dalam kunjungan lapangan tersebut Bupati dan rombongan juga mendapatkan penjelasan mengenai program kerja konservasi BOS Mawas yang disampaikan langsung oleh manejer BOS Mawas Jhonson Regalino di Camp Release. acc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.