Rab. Sep 30th, 2020

Burhanudin Kecewa Bos Perusahaan Absen Sosialisasi UMK

1 min read

Sosialisasi UMK Kotabaru, Selasa (12/12/2017). Redkal.com

KabarKalimantan, Kotabaru – Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kotabaru menggelar sosialisasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kotabaru tahun 2018, Selasa (12/12/2017). Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin; Kepala Disnakertrans Kotabaru, Hasbi Tawab; dan perwakilan perusahaan lengkap hadir di lokasi acara.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0537/KUM/2017 tentang UMK di Kalsel, Kotabaru sudah resmi menetapkan UMK 2018 sebesar Rp 2.588.928. Angka itu lebih besar ketimbang kota Banjarmasin sebanyak Rp 2.489.459 dan Kabupaten Tabalong sebanyak Rp 2.535.870.

Alih-alih sumringah, Burhanudin nampak kecewa melihat minimnya respons atas sosialisasi UMK Kotabaru tersebut. Maklum, Burhanudin menyayangkan pihak perusahaan swasta justru mewakilkan ke pekerjanya untuk menghadiri sosialisasi. Sebab, kata dia, peserta yang hadir akhirnya harus menyampaikan kembali materi sosialisasi ke pucuk pimpinannya.

Ia menuturkan semestinya jajaran direksi yang hadir ke sosialisasi UMK. “Sehingga pengambil kebijakan di perusahaan tidak mengetahui arahan bupati bagaimana, sambutan bupati juga gimana, minimal jajaran direksilah yang hadir dalam acara sosialisasi seperti ini,” kata Burhanudin.

Baca Juga :   Kelompok Tani Kecamatan Pulau Laut Tengah Ikuti Pelatihan Budidaya Jagung Hibrida

Sebab, ia khawatir kalau yang hadir sekedar pekerja saja, ada kemungkinan naiknya UMK bagi para pekerja justru lambat prosesnya. Kelak bila ada lagi kegiatan seperti ini, Burhanudin berharap pimpinan perusahan atau pemilik yang mesti hadir.

“Saya sangat sesalkan sekali ketidakhadiran pengambil kebijakan dalam pelaksanaan sosialisasi Upah Minimum Kabupaten Kotabaru tahun 2018,” jelas Burhanudin.

Ia mengatakan kegiatan sosialisasi UMK sangat baik agar kedua belah pihak, baik pekerja ataupun perusahaan bisa saling memahami posisi. Sebab, di satu sisi penetapan UMK dalam rangka penyesuaian untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi pekerja. Adapun di lain sisi, perusahaan harus mematuhi penetapan UMK 2018.

ARDIANSYAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.