Sab. Nov 28th, 2020

Cawabup Tanbu M Rusli Jenguk Warga yang Lumpuh Selama 20 Tahun

3 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Calon wakil bupati Tanah Bumbu  Muhammad Rusli seakan tak tak enak hati menyaksikan warga Bumi Bersujud menderita. Pasalnya, satu per satu cerita menyedihkan warga mengemuka. Setiap kali ia melaksanakan kampanye dialogis dari desa ke desa.

Mantan camat Menyewe ini acap kali menerima laporan, masih terdapat masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan, dengan memiliki riwayat penyakit komplikasi berat. Sehingga mereka kesulitan berobat akibat tak ada biaya. Faktanya seperti yang ditemukan M Rusli di sela kegiatan kampanye di Kecamatan Mentewe, kemarin.

Di sana, M Rusli kembali menemukan dua warga menderita sakit berat hingga bertahun-tahun belum ada tanda-tanda kesembuhan. Warga itu merupakan seorang wanita paruh baya, Iyem (60) warga Desa Sido Mulyo yang hanya bisa tergeletak lemas di pembaringannya selama 20 tahun.

Ia tak bisa bangun karena menderita lumpuh sejak usia 40 tahun. Ironinya, tak hanya kakinya yang tak bisa bergerak, nyaris semua panca inderanya terganggu akibat kelumpuhannya itu.

Melihat hal itu, jiwa sosial M Rusli tergerak, sehingga langsung menyabangi kediaman Iyem. Di depan Muhammad Rusli, suami Iyem, Slamet (80) mengaku, selama istrinya sakit, terpaksa dirinya yang merawat, sehingga tak bisa lagi mencari nafkah.

Bahkan, untuk kebutuhan makan dan lainnya ditanggung anak-anaknya yang sudah berkeluarga. Slamet hanya bisa pasrah mengharapkan kesembuhan orang yang dicintainya, karena telah beragam upaya dilakukannya. Namun belum ada tanda-tanda kesembuhan bagi Iyem.

“Sudah 20 tahun pak kondisi istri saya seperti ini. Ia mengalami lumpuh total, tak bisa berjalan, dan hanya bisa rebahan di tempat tidur,” cerita Slamet kepada M Rusli.

Ia sangat berharap istrinya sembuh, karena tak tega melihat penderitaannya. Slamet meminta M Rusli mendoakan ibu dari anak-anaknya bisa segera sembuh.

Permintaan Slamet itu langsung direspon Rusli, sembari memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk kesembuhan Iyem. Bahkan, pasangan Zairullah Azhar ini juga memberikan santunan kepada pasutri itu untuk meringankan sedikit beban hidup mereka.

“Saya doakan ibu Iyem cepat sembuh. Sehingga bisa kembali menjalani kehidupan normal bersama keluarga,” ucap Rusli.

Di hari yang sama, MRusli juga menjenguk warga lainnya yang bermukim di Desa Rejo Sari, Kecamatan Mentewe. Di desa ini seorang wanita, Ratih (54), juga tak kalah menyedihkan kisah hidupnya.

Di tengah kehidupannya yang kurang mampu, ia harus berjuang melawan penyakit komplikasi yang dideritanya dalam 2 tahun terakhir. Kakinya mengalami pembengkakan, akibat efek penyakit diabetes yang dialaminya.

Meski sudah pernah menjalani operasi, pembusukan di kakinya tak kunjung pulih. Bahkan, akibat komplikasi penyakit, indera pendengaran dan penglihatannya juga turut tak normal lagi.

Di depan cawabup, wanita paruh baya yang akrab dipanggil Makti oleh cucu-cucunya ini hanya bisa berbagi tangis. Selain karena menahan sakit, air matanya menetes akibat sedih tak bisa membantu suaminya, Dimun (61) mencari nafkah. Pasalnya, suaminya hanya buruh serabutan dengan penghasilan minim. “Saya pengen sembuh pak, biar bisa bantu suami. Sedih kalo hanya diam seperti ini,” katanya sembari meneteskan air mata.

Rasa haru dan prihatin menyelimuti perasaan pasangan cubup Zairullah Azhar ini, begitu mendengar kisah Makti. Ia pun mendoakan, agar nenek dua cucu ini bisa segera sembuh kembali.

Ia menyarankan agar keluarga membawanya ke puskesmas untuk meminta rujukan perawatan ke rumah sakit. Sehingga bisa mendapatkan pengobatan intensif.

Guna meringankan beban Makti dan suaminya, Muhammad Rusli juga menyerahkan bantuan. “Semoga doa saya untuk kesembuhan ibu terkabul. Tapi yang utama ibu harus mau berobat lagi, biar cepat pulih ya,” pinta Rusli.

Doa kesembuhan yang diberikan M Rusli kepada kedua warga Kecamatan Mentewe ini mendapatkan apresiasi pihak keluarga dan warga setempat. Mereka menilai, sosok seperti ini sangat didambakan masyarakat untuk mewakili Zairullah Azhar dalam memimpin Tanah Bumbu ke depan.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.