Ming. Apr 5th, 2020

Cerita Haru Nenek Sa’diah Mendapat Bedah Rumah TMMD

2 min read

Rumah nenek Sa'diah sebelum direhab oleh Kodim 1007/Banjarmasin lewat program TMMD ke-100. dok Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Tatapan seorang wanita paruh baya yang hidup sebatang kara di rumah reot itu, tampak nanar di sela meneteskan air mata. Ia tak menyangka rumah yang sudah compang-camping diperbaiki oleh tentara lewat TMMD Kodim 1007/Banjarmasin.

Sa’diah (52) yang sudah lama menjanda, seakan mendapat berkah dari kegiatan TMMD, setelah TNI-AD mendatangi rumahnya yang berada di Desa Sungai Gampa, RT 6, RW 1, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara.

Maklum, rumah berdinding kayu yang sudah reot ini, tampak tak layak huni. Lebih ironis, rumah wanita sepuh ini bergerak ketika diterpa angin kencang. Mengkonfirmasi bahwa konstruksi kayu tidak lagi kuat menopang badan bangunan.

Sa’diah mengaku sudah lupa berapa lama menetaap di sana. Sebab, sejak lahir, bahkan sebelum suaminya meninggal dunia, Sa’diah sempat membina rumah tangga di rumah tersebut.

“Banyak kenangan indah di sini, bahkan seandainya ada biaya pun saya tak ingin pindah,” ujar Sa’diah.

Alhasil, ia terharu saat pasukan berpakaian loreng mulai menggarap bedah rumah miliknya. Tak banyak yang bisa ia ungkapkan, namun tetesan air mata yang keluar dari matanya bukan gambaran dari kesedihan.

“Rasa tak percaya mas, ini adalah berkah untuk saya,” imbuhnya dengan mata yang masih berkaca.

TNI melakukan perbaikan rumah terhadap rumah warga yang kurang layak huni. Dari enam rumah sasaran pada TMMD ke-100, kediaman Sa’diah menjadi rumah ke-3 yang ditargetkan rampung seiring selesainya TMMD 2017 pada akhir Oktober ini.

Komandan Koramil Banjarmasin Utara merangkap Komandan Satuan Setingkat Kompi TMMD ke-100, Mayor Infantri Andi Nasharuddin, mengatakan rumah Sa’diah dipilih karena ada beberapa pertimbangan.

Kita memilih rumah ibu Sa’diah tentu dengan pertimbangan, apa lagi beliau sudah tua dan tinggal sendirian di rumah yang bisa membahayakan beliau,” tuturnya.

Nasharuddin, menyatakan akan berupaya menyelesaikan bedah semua rumah pararel dengan selesainya TMMD pada 26 Oktober nanti. Dengan pelaksanaan bedah rumah ini, kiranya warga yang bertempat tinggal di rumah tak layak huni bisa merasa lebih nyaman.

“Setidaknya dengan pelaksanaan TMMD ini, ada beberapa rumah menjadi lebih layak untuk dihuni pemiliknya,” tambahnya.

EDDY KHAIRUDDIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.