Chairansyah Resmi Jabat Bupati HST

1517

KabarKalimantan, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor resmi melantik Bupati Hulu Sungai Tengah, H A Chairansyah di Gedung Mahligai Pancasila, Jumat (1/3/2019).

Sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.63-277 Tahun 2019 yang ditandatangani Thahjo Kumolo pada 13 Februari 2019, tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah H A Chairansyah masa jabatan 2016-2021.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengatakan, sejak pelantikan ini, Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki kepala daerah atau bupati yang baru, memimpin Bumi Murakata hingga 2021 nanti.

“Sebagai orang lama, tentu dia tidak banyak masalah dan tak perlu banyak waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya,” kata Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin juga mengingatkan agar pemerintahan yang dijalankan tetap memegang prinsip penyelenggaraan yang baik, bersih, bebas pungli dan KKN.

“Sudah cukup banyak kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Saatnya bagi kita untuk benar-benar menjadikan jabatan sebagai sarana untuk memajukan daerah serta menunaikan amanah untuk mensejahterakan rakyat,” ucap Paman Birin.

Untuk itu, Paman Birin mengimbau agar kepala daerah atau bupati untuk berinovasi dan  meningkatkan kapasitas aparatur. Sehingga menghindari munculnya kasus-kasus penyalahgunaan wewenang atau korupsi.

“Pastikan, program-program untuk membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya bisa berjalan pada rel yang benar. Jangan ada korupsi, kolusi, nepotisme dan jangan sampai ada pungli dalam penyelenggaraan pemerintahan di Bumi Murakata,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairansyah mengatakan, memimpin dan melaksanakan pemerintahan Hulu Sungai Tengah ini bukan hal yang baru. Karena, sebelumnya Ia menjabat sebagai Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah.

“Kami ini hanya melanjutkan dan sebenarnya sudah dilaksanakan sejak satu tahun lalu pada saat Pa Abdul Latif bermasalah,” kata Chairansyah.

Adapun terkait, amanah gubernur agar pemerintahan bebas dari KKN dan pungli. Chairansyah menuturkan bahwa pungli itu jelas melanggar peraturan dan itu sudah tidak ada toleransi apabila terjadi.

“KKN atau pungli Itu menjadi hal yang dilarang dalam pemerintahan dan imbauan Paman Birin  tersebut akan kami ingat dan laksanakan agar tidak terjadi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Chairansyah sempat menjabat sebagai Plt Bupati HST selama kurang lebih satu tahun menggantikan Bupati HST sebelumnya Abdul Latif yang terlibat dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Syahri Ramadhan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here