Sel. Agu 11th, 2020

Covid-19 Kalsel, ODP 839, PDP 7 dan 1 Terkonfirmasi

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Juru bicara sekaligus Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan (P3) Covid-19 Kalimantan Selatan M Muslim menyampaikan, data Covid-19 di Kalsel untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 839, pasien dalam pengawasan (PDP) 7 orang, dan terkonfirmasi 1 orang.

Untuk keadaan 7 PDP yang masih berada di RSUD Ulin, Muslim menjelaskan, untuk pasien dengan kode Ulin 8 asal Banjarmasin saat ini kondisinya makin membaik, Ulin 9 dari Martapura kondisinya masih agak lemah, dan masih sesak nafas. Ulin 10, laki-laki 45 tahun dari Martapura makin membaik dan stabil, Ulin 11 laki-laki 56 dari Banjarmasin masih agak lemah, Ulin 12 wanita 51 tahun Banjarmasin masih lemah dan masih batuk, Ulin 13 kondisi membaik, sedangkan Ulin 14 wanita, 36 tahun saat ini sudah membaik.

“Adapun untuk keadaan Ulin 1 yang terkonfirmasi saat ini makin membaik dan stabil,” kata Muslim, Rabu (25/3/2020).

Baca Juga :   Dua Pasien Covid-19 di Kalsel Dinyatakan Sembuh

Terkait adanya informasi bahwa ada penambahan terkonfirmasi menjadi 2, terang Muslim, hal tersebut tidak ada. Ia sudah melakukan pengecekan dan konfirmasi namun tidak menemukan adanya pasien tambahan yang terkonfirmasi positif.

“Kami masih menyatakan Kalsel masih satu terkonfirmasi. Tentu saja kami akan terus lakukan konfirmasi dan pengecekan lagi dengan Kemenkes. Apakah itu hasil dari Ulin 1 yang masih terkonfirmasi. Jadi saat ini yang dirawat di RSUD Ulin sebanyak 8 orang dengan 7 PDP dan satu terkonfirmasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa saat ini Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel sudah mendirikan posko pengaduan terkait orang-orang yang kontak dan dianggap ODP.

“Jadi ada dua posko yakni di Banjarbaru, di depan Hotel Batung Batulis dan di Kantor Dinas Kesehatan Kalsel di Jalan Belitung Darat Banjarmasin,” ucap Muslim.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Ketua Harian Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel Wahyudin menambahkan terkait hal-hal lainnya seperti, insentif tenaga medis yang sudah siap dan tinggal dibagikan. APD yang sudah mulai datang dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :   Warung "Paman Diran", Wadah Sosialiasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Balangan

“Untuk APD sudah datang tadi malam 30. Dan malam ini datang lagi sekitar 1.500 APD. Penggunaannya diprioritaskan untuk rumah sakit rujukan, yakni RSUD Ulin,” kata Wahyudin.

Selain itu, tambahnya, untuk penanganan di daerah perbatasan provinsi seperti perbatasan Kalteng – Kalsel dan Kaltim – Kalsel juga sudah dimantapkan koordinasinya.

“Untuk dari Kalteng melewati Anjir tim sudah dibentuk dan mulai besok sudah aktif melakukan cegah tangkal dan di lima titik lainnya,” ucapnya.

Adapun, terkait rencana pemberlakuan jam malam yang direncanakan, ia ingin agar ketika masyarakat berada di suatu tempat agar dapat menjaga jarak setidaknya 1,5 meter.

“Sehingga kalau mereka kumpul dan menjaga jarak, itu aman saja tetapi kalau ada bergerombol dan berjubel banyak orang, maka aparat keamanan akan memberi teguran dan bisa dibubarkan,” pungkas Wahyudin.

Terhimpun data dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, hingga saat ini, Kota Banjarmasin ODP 86, PDP 3, konfirmasi 1, Barito Kuala ODP 64, Tabalong ODP 141 , PDP 1, Kabupaten Tanah Laut ODP 7, Kotabaru ODP 69. Tanah Bumbu ODP 40. Kabupaten Hulu Sungai Selatan ODP 67, PDP 1, Hulu Sungai Tengah ODP 118, Hulu Sungai Utara  ODP 16, Balangan ODP 49, Kabupaten Banjar ODP 81, PDP 2 orang, Banjarbaru ODP 97, dan Kabupaten Tapin ODP 4.

Baca Juga :   Pasien Meninggal Betambah 5 Orang, Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalsel Capai 229 Kasus

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.