Sab. Nov 28th, 2020

Cuncung Tak Mau Umbar Janji Palsu

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Calon kepala daerah atau calobn anggota dewan biasanya melakukan berbagai cara untuk meraih simpati masyarakat. Hal yang sering dilakukan tentu saja dengan mengumbar janji manis. Bahkan, sebagian terkadang hanya asal ucap, yang penting masyarakat senang dulu soal ketidakmampuan merealisasikan janji urusan belakangan.

Nah, rupanya hal ini tak berlaku bagi calon bupati Tanah Bumbu Syafruddin H Maming. Meski membutuhkan banyak suara untuk memperoleh kursi nomor satu di Tanah Bumbu, pria yang akrab disapa Cuncung ini memilih menyampaikan janji rasional. Ia jelas tak ingin mendustai dan menyakiti hati masyarakat Tanah Bumbu.

Kejujuran Cuncung dalam menyampaikan janji terlihat saat kakak Mardani H Maming ini melaksanakan kampanye dialogis di Desa Kerta Buana, Kecamatan Sungai Loban, kemarin. Menghadapi masyarakat yang mayoritas petani karet dan sawit, Cuncung tak mau sesumbar bisa menaikan harga karet dan sawit. “”Harga karet dan sawit itu ditentukan pasar global. Pemerintah daerah tidak bisa janjikan harga itu,” kata Cuncung dengan penuh kejujuran.

Pria yang maju pada Pilkada Tanah Bumbu bersama M Alpiya Rakhman ini memastikan, jika ada calon kepala daerah yang berjanji akan menaikkan harga karet, maka dipastikan hal itu adalah janji palsu. “Kalau saya tak ingin berjanji palsu. Saya tak mau masyarakat berharap, tapi akhirnya hanya menerima janji palsu. Kan kasihan masyarakat,” tegasnya.

Lantas, bagaimana upaya Cuncung untuk membantu petani setempat? Cuncung menjelaskan, hal paling rasional yang harus dilakukan pemerintah daerah adalah dengan membantu perbaikan infrastruktur desa. “Kalau saya terpilih sebagai bupati, saya akan bangun jalan-jalan desa hingga ke perkebunan. Insya Allah hal ini akan sangat membantu masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Cuncung mengungkapkan, akan mengembalikan kebijakan anggaran yang berpihak pada masyarakat. Ia menuturkan, saat ini masing-masing kecamatan hanya kebagian Rp 1 miliar untuk membangun desa, sementara di era Mardani H Maming menjabat sebagai bupati anggaran kecamatan untuk desa mencapai Rp 5 miliar.

“Ini sangat kita sayangkan. Makanya, kalau saya terpilih sebagai bupati, saya akan kembalikan anggaran kecamatan untuk membangun desa Rp 5 miliar. Bahkan, kalau anggaran memungkinkan akan kita tingkatkan. Kebijakan anggaran harus berpihak pada masyarakat,” ucap pemilik nomor urut 1 pada Pilkada Tanah Bumbu 2020 ini.

 

Tim Liputan Kabar Kalimantan

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.