Demi Uang, Anak Korbankan Bunda Tersayang

BANJARMASIN, KK – Parah, seorang anak kandung tega membuat ibu kandungnya terluka cukup parah hanya karena demi uang, kejadian di Jalan Ahmad Yani, Gang Karunia, Nomor 50, RT 21, Banjarmasin Timur itu membuat korban mengalami luka, Senin (24/4/2017) sekitar pukul 19.30 Wita.
Tadi malam, saat korban dilarikan ke rumah sakit, darah segar terus saja keluar dari luka di kepala korban. Kondisi tubuhnya tampak lemah karena kehilangan banyak darah.
Kejadian yang dialami warga Kelurahan Pemurus Luar itu membuatnya mengalami luka sobek di bagian wajah. Luka yang diakibatkan dari perbuatan anak kandungnya sendiri, anak kandung yang tega menganiaya ibunya.
H, perempuan 42 tahun itu terlihat sedih, raut wajahnya tidak bisa menutupi kesedihannya. “Anak saya sendiri yang buat saya begini,” ujarnya.
Ibu rumah tangga yang mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari anaknya itu tidak banyak bicara, hanya tatapan sendu yang ia tunjukan. “Tak habis pikir, anak saya bisa seperti ini,” katanya.
Korban juga menuturkan, kejadian itu bermula dari anaknya yang mau minta uang kepadanya, dan tidak diberikan karena uang tersebut diduga untuk beli minuman keras (miras).
Pelaku dalam pengaruh minuman beralkohol itu, langsung marah kepada korban. Pelaku mengamuk dan langsung melempar piring kaca ke arah korban, sehingga pecahan piring tersebut mengenai wajah korban.
Kemudian pelaku langsung melarikan diri meninggalkan ibunya yang terluka, beruntung ada warga yang mengetahui hal tersebut dan langsung membawanya ke rumah sakit.
Peristiwa itu menuai kecaman dari masyarakat, salah satu warga bahkan mencaci maki perbuatan anak yang durhaka terhadap orangtuannya itu. Segala sumpah serapah ditujukan terhadap pelaku yang sangat tega itu.
Prilaku yang ditunjukkan seorang anak terhadap ibunya tidak seharusnya seperti itu, sudah dibesarkan dengan buaian kasih sayang sejak kecil namun setelah dewasa anak bisa berbuat tega. “Biadap, kelakuan lebih rendah dari binatang,” ucap Adit (25) mengaku geram.
Adapun pelaku RR pria berusia dua puluh tahunan itu kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak Kepolisian. Seperti yang dihimpun di lapangan, Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Dese Yulianti mewakili Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana membenarkan kejadian tindak pidana aniaya tersebut.
“Pelaku telah melakukan tindak aniaya, dan saat itu pelaku diduga dalam pengaruh alkohol,” ujar jajaran satu Banjarmasin Timur.
Dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan diungkapkannya bahwa pelaku pernah diproses hukum atas perkara senjata tajam pada 2014 lalu. raf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here