Demonstran Bubar Usai Negosiasi Berjam-jam

7

KabarKalimantan, Banjarmasin –Negosiasi antara wakil rakyat Kalsel dan Aliansi Mahasiswa Kalsel pada Kamis (26/9/2019) siang menghabiskan waktu berjam-jam. Tuntutan mahasiswa akan segera disampaikan ke pusat.

Secarik kertas dibawa Wakil Ketua Sementara DPRD Kalsel M Syaripuddin usai beberapa kali bolak balik pagar Rumah Banjar menemui demonstran. Mahasiswa pun mulai meninggalkan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Secarik kertas tersebut berisi tulisan sepuluh tuntutan mahasiswa. Di atas tanda tangan sejumlah wakil rakyat, ditempeli materai.

Setelah menghabiskan waktu berjam-jam untuk negosiasi, mahasiswa akhirnya rela menyampaikan tuntutan di atas aspal saja. Sebelumnya, mereka ngotot tuntutan disampaikan dalam rapat paripurna.

M Syaripuddin mengatakan, anggota DPRD Kalsel diberi kesempatan menyampaikan tuntutan ke pusat dalam waktu terbatas. Selama 3 x 24 jam sudah ada bukti jika amanah itu sudah terlaksana.

“Ini akan saya pelajari dulu. Saya pasti sampaikan lebih dari ini,” ujarnya.

Baca Juga :   Fikri : Membaiknya Harga Batubara Membuat Harga LPG Naik

Menurut M Syarifuddin, yang paling substansial dari sepuluh tuntutan Aliansi Mahasiswa se-Kalsel tersebut ialah soal pasal karet yang ada dalam rancangan undang-undang. Mahasiswa menolak itu.

“Ini memang harus dikaji ulang,” katanya.

Adapun wakil rakyat yang menandatangani sepuluh tuntutan mahasiswa Kalsel itu ialah M Syaripuddin, Habib Muhammad Zen Bahasyim, H Lutfi Saifuddin, H Rozani, dan Troy Satria.

Reporter : M Ali Nafiah Noor

Editor : Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab : M Ridha

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here