Dewan Buat Raperda untuk Menjamin Anak-anak Terlantar

1143

KabarKalimantan, Banjarmasin – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang bakal digodok anggota dewan bertambah. Kali ini, usulan Raperda tentang perlindungan anak yang diputuskan.

Lebih jelasnya, Raperda tersebut tentang perlindungan anak-anak terlantar, anak jalanan, anak yatim piatu, dan anak fakir miskin. Pengambilan keputusan usulan Komisi IV DPRD Kalsel tersebut dilakukan pada rapat paripurna tertutup, Senin (1/7/2019).

Penjelasan terkait usulan tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kalsel Zulfa Asma Vikra. Ia menyampaikan, Raperda yang akan menjadi payung hukum bagi perlindungan anak-anak terlantar adalah bentuk perhatian dan komitmen anggota dewan.

Pemerintah sesungguhnya telah menetapkan kebijakan hukum bagi perlindungan anak. Itu tertuang dalam UU Nomor 17 Tahun 2017.

Meski demikian, Komisi IV DPRD Kalsel berpandangan bahwa regulasi secara khusus bagi daerah penting untuk dibuat. Tujuannya untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak terlantar, anak jalanan, anak yatim piatu, dan anak fakir miskin agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Baca Juga :   Gerindra Tak Buka Pendaftaran Terbuka untuk Pilkada 2020

“Demi terwujudnya anak yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera,” ucap Zulfa membacakan penjelasan Komisi IV.

Setelah ditanggapi oleh fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kalsel, usulan Raperda ditetapkan. Di penghujung masa jabatan, PR anggota dewan bertambah.

Sementara itu, di hari yang sama juga berlangsung rapat paripurna istimewa. Raperda tentang pengelolaan usaha pertambangan, mineral dan batubara ditetapkan menjadi peraturan daerah. Selain itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Rudi Resnawan menyampaikan penjelasan gubernur terkait Raperda tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, juga perubahan atas perda Nomor 6 Tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha.

“Kami harapkan kedua Raperda ini dapat diselesaikan pembahasannya sesuai dengan jadwal yang telah kita sepakati bersama,” kata Rudi Resnawan.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Redaktur : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here