Dewan Ingin Pemkot Cari Solusi Alternatif Bagi PKL Non Kuliner di Jalan A Yani

131

BANJARMASIN, KK – DPRD Kota Banjarmasin mengharapkan Pemkot Banjarmasin mencari solusi alternatif bagi PKL di Jalan A Yani pasca penggusuran. Itu disampaikan oleh Ketua DPRD Banjarmasin, Iwan Rusmali, Jumat (10/2/2017).

Dia menjelaskan, jika mengarah pada aturan yang ada, para PKL yang mencari nafkah disana memang bisa dikatakan salah karena mendirikan bangunan di atas fasilitas umum.

“Namun, kami ketahui PKL di kawasan itu terpaksa berdagang demi memenuhi kebutuhan hidupnya,” kata Iwan Rusmali.

Menurutnya, selama ini keberadaan PKL memang selalu dipersepsikan negatif, mengganggu ketertiban dan melanggar undang-undang.

Namun, justru keberadaan PKL di jalan A Yani menjadi solusi dalam penyediaan barang bagi masyarakat, seperti BBM eceran.

“Mereka sudah puluhan tahun berdagang di sana. Saya yakin PKL bukan menjadi pilihan, tapi karena keterbatasan pendidikan. Makanya saya setuju jika PKL dibina dan dicarikan solusi yang terbaik oleh Pemkot Banjarmasin,” tutur dia.‎

Menurut dia, faktor yang bisa membuat keberadaan PKL bisa digusur yaitu jika pihak developer yang berdampingan tidak menyetujui dan masyarakat setempat tidak menginginkan adanya PKL karena dianggap mengganggu kenyamanan.

“Jika hal di atas tidak ada, maka pemerintah harusnya mencarikan sulosi,” ucap dia.

Selanjutnya Iwan Rusmali mengatakan, keberadaan PKL memang tidak sesuai dengan visi kota yaitu yang sebagian besar menekankan aspek kebersihan, keindahan dan kerapian kota.

“Tetapi menurut saya, sah-sah saja PKL bedagang di sana malam hari, yang penting tidak mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga serta pagi harinya sudah bersih dan tidak ada sampah,” tutupnya. mar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here