Kam. Apr 9th, 2020

Dewan Inginkan RS Sutan Suriansyah Jadi Wahana Pelaksanaan PIDI

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Matnor Ali mendorong RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin segera dapat menjadi wahana pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI).

Di Ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin, Senin (17/2/2020), Matnor Ali mengatakan, setelah dinyatakan lulus dan menyandang predikat dokter, para dokter muda diwajibkan untuk mengikuti program internsip itu selama satu tahun.

Sedangkan di Banjarmasin, katanya, baru ada empat RS yang melaksanakan program PIDI. Di antaranya RSUD Ulin, TPT, Ansari Saleh dan Bhayangkara.

“Lulusan fakultas kedokteran Banjarmasin kan banyak, makanya kami menginginkan RS Sultan Suriansyah mengajukan wahana tersebut agar dapat menerima dokter itu,” ucapnya.

Pihaknya pun, terangnya, sudah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian Kesehatan RI. Hasilnya kementerian siap membatu. “Kami juga meminta pihak RS Sultan Suriansyah untuk memfollow up. Sudah kami beritahukan ke Dirut RS dan itu segera ditindaklanjutinya,” jelasnya.

Politkus Golkar ini menambahkan, dengan adanya program ini di RS Sultan Suriansyah banyak mendapat keuntungan. Selain salary tenaga medis UMP tersebut ditanggung APBN, RS juga mendapat tambahan tenaga medis tanpa mengeluarkan biaya.

“Kalau dari sekarang dikejar, kemungkinan gelombang ke tiga sebanyak 14 dokter dapat di tempatkan di RS kebanggaan masyarakat Banjarmasin ini,” tutupnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.