Kam. Okt 22nd, 2020

Dewan Minta Pemkot Tangani Kesulitan Air Bersih di Banjarmasin

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Anggota DPRD Banjarmasin Hj Siti Rahimah SE MM menginginkan Pemkot setempat segera melakukan langkah antisipatif dan solusi terbaik terhadap pemenuhan air bersih bagi warga yang kesulitan air bersih di Banjarmasin.

“Dibeberapa wilayah, banyak warga kita yang kesulitan air bersih, mereka sangat memerlukan bantuan dari pemerintah,” ujar Hj Siti Rahimah SE MM, kepada wartawan di gedung dewan, Senin (30/9/2019).

Apalagi menurut Rahimah sapaan akrabnya, sudah menjadi kewajiban pihak pemerintah melalui perusahaan daerah setempat untuk selalu menyediakan akses air bersih yang memadai. Meski pada kondisi tertentu, dilakukan upaya yang tidak hanya mengandalkan instalasi atau jaringan perpipaan yang dimiliki.

Terlebih jika dilakukan penghentian distribusi air akibat perbaikan atau kendala lain yang berdampak penurunan produksi air bersih, maka harus dicarikan solusi bagi warga dan pelanggan agar tidak mengalami kekurangan atau kehabisan air bersih.

“Kalau bisa, ada penyaluran air bersih dengan mobil tangki. Artinya jangan sampai warga kesulitan air bersih,” ujarnya.

Dikatakannya, sejauh ini berbagai upaya memang sudah dilakukan dalam mengatasi persoalan kesulitan air bersih. Terlebih bagi warga yang tempat tinggalnya berada di wilayah pinggiran atau di kawasan ujung.

“Jangan sampai warga yang kesulitan itu terpaksa menggunakan air sungai yang sudah terpapar air laut,” kata Politikus Partai Gerindra ini.

Di tempat yang sama, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengakui, bahwa disaat kemarau banyak warga di kota itu yang mengalami kesulitan air bersih, karena produksi air bersih PDAM Bandarmasih yang tidak maksimal. Terlebih kondisi dan ketersediaan air baku yang sangat minim.

“Karena memang akibat intrusi, maka air sungai termasuk salahsatu titik air baku PDAM mengalami kadar asin yang tinggi,” ujar Ibnu Sina.

Hal itu jelasnya, tidak bisa dihindari dan memang sudah menjadi fenomena di tiap musim kemarau panjang. “Untung saja di air baku Sungai Tabuk, masih bisa digunakan,” ucapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga tekannya, maka pelayanan perusahaan air minum milik pemerintah kota itu, dimaksimalkan dengan menggunakan mobil tangki yang di kirim untuk melayani titik lokasi yang mengalami gangguan atau penghentian.

“Tetapi tentu ini masih terbatas, dan harus kita bagi dengan warga lain. Semoga saja musim hujan cepat tiba, kasihan warga kekurangan air bersih,” ungkapnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.