Dewan Pers dan Kemen PPPA Sosialisasikan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak

1457

KabarKalimantan, Banjarmasin – Dewan Pers bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar kegiatan sosialisasi terkait pemberitaan ramah anak di Hotel Mercure Banjarmasin, Kamis (11/7/2109).

Perwakilan Dewan Pers, Jamalul Insan mengungkapkan, saat ini memang ada ditemukan produk jurnalistik secara fisik melanggar etik. Dalam Pemberitaan terkait anak, identitas diri seperti wajah, inisial, nama, alamat dan tempat belajar sering diungkapkan dengan jelas.

Padahal anak sebagai generasi penerus bangsa harus dilindungi dari pemberitaan yang bersifat negatif, sehingga mereka dapat tumbuh normal dan tidak terkena trauma akibat dari pemberitaan.

Bahkan ujarnya, bahasa pemberitaan terkait anak sering ditampikan secara kasar dan vulgar. Di media penyiaran pun kerap menampilkan sosok anak yang disamarkan dengan topeng atau wajah yang di blur tetapi masih dapat dikenali ciri-cirinya.

“Makanya Dewan Pers melakukan sosialisasi dan memberikan pedoman pemberitaan ramah anak dalam rangka menghasilkan produk-produk jurnalistik yang profesional, melindungi anak dan dapat memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :   Dewan Pers Apresiasi Keberadaan IWO

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah berharap, dengan adanya keberadaan pedoman pemberitaan media yang ramah anak, identitas anak baik korban ataupun pelaku, itu tidak disebutkan dengan jelas di dalam pemberitaan.

“Selain adanya batasan pemberitaan terhadap identitas anak, kami berharap produk jurnalistik di Kalsel, dapat memberikan informasi, edukasi yang baik dan bermanfaat. Kalau saat ini pemeritaan media di Kalsel sangat baik, tidak ada pemberitan negatif terkait anak,” jelasnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here