Rab. Mei 27th, 2020

Dewan Sebut Kalsel Perlu Ketersediaan Pangan, Pemerintah Provinsi Sudah Sediakan Anggaran

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan dana hingga Rp 200 miliar untuk penanganan Covid-19 di Kalsel. Wakil rakyat minta agar itu juga untuk ketersediaan pangan bagi masyarakat.

DPRD Kalsel kembali menggelar rapat dengan Tim Gugus Tugas Covid-19, Kamis (9/4/2020) yang bertujuan untuk percepatan, pencegahan, dan penanganan Covid-19 di Banua.

Rapat digagas Komisi II DPRD Kalsel. Unsur pimpinan DPRD Kalsel turut hadir. Begitu juga dengan alat kelengkapan dewan lainnya.

Meski digelar formal, rapat tetap memerhatikan aturan social distancing. Ada jarak duduk antar peserta rapat. Demikian pula penggunaan masker dan hand samitizer.

Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo menyatakan, selain antisipasi terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 pada bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga diharapkan mempersiapkan ketersediaan bahan pokok dan pangan bagi masyarakat yang merasakan dampak dari penyebaran Covid-19 ini.

Baca Juga :   Miss Komunikasi di Fraksi Golkar, Paripurna Pembentukan AKD Dewan Banjarmasin Ditunda

“Ketersediaan makanan sebagai bahan pokok masyarakat juga harus diperhatikan jika wabah masih berlanjut dan meluas. Selain itu juga harus menyiapkan rumah sakit rujukan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19,” tegasnya.

Dalam paparan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda) Kalsel yang disampaikan Kepala Bidang Anggaran H Agus Dian Nur dijelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan anggaran persiapan sebesar Rp 10 miliar-Rp 200 miliar. Anggaran ini bersumber dari pergeseran kegiatan serta dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Saat ini dana tersebut sudah siap dan tinggal dicairkan untuk pencegahan, pengendalian dan penanganan Covid-19, sesuai kebutuhan setiap Gugus Tugas di Kalimantan Selatan. Anggaran ini bersifat fleksibel yang artinya bisa ditambah atau dikembalikan lagi, apabila wabah ini berakhir,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Operasional Administrasi Keuangan Gugus Tugas, H Wahyuddin menjelaskan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) ini digunakan untuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi para medis yang berada di garis depan selama penanganan Covid-19. Alat Pelindung Diri (APD) yang sudah dbagikan sekitar 6.000 lebih, dan yang akan datang sekitar 10.000 buah.

Baca Juga :   Kunjungi Kelurahan Senen Jakarta, Dewan Banjarmasin Belajar ini

Sebagai antisipasi, keadaan tanggap darurat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menyiapkan bahan pokok dan pangan bagi masyarakat yang merasakan dampak dari penyebaran Covid-19.

Reporter: M Ali Nafiah Noor
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.