Ming. Nov 29th, 2020

Dewan Tanggapi Keluhan Pedagang Pusat Kuliner Baiman, Terkait Isu Kawasan Kuliner Tandingan

1 min read

BANJARMASIN, KK – Ketua Paguyuban Pedagang Pusat Kuliner Baiman, Rudianto sampaikan keluhan pedagang kepada DPRD Kota Banjarmasin terkait pembangunan bangunan baru di seberang tempat jualan mereka, Kamis (9/3/2017).

Rangka bangunan itu diduga bakal dibangun kawasan kuliner tandingan. Sehingga membuat para pedagang risih. Padahal Pusat Kuliner Baiman di Jalan Lingkar Dalam Selatan itu adalah solusi bagi PKL Jalan A Yani.

Ketua Paguyuban Pedagang Kuliner Baiman, Rudianto menyampaikan, pihaknya tidak menerima jika nantinya pembangunan lapak baru akan sama dengan Pusat Kuliner Baiman.

“Kami pedagang tidak menginginkan adanya usaha kuliner baru, kalau usaha lain tidak masalah, silakan saja,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah mengatakan, pihaknya sudah menemukan solusi terkait masalah pembangunan lapak di depan Pusat Kuliner Baiman.

“Solusinya, sementara pembangunan lapak dihentikan, jadi mereka harus melakukan prosedur perizinan terlebih dahulu untuk melanjutkan pembangunannya kembali,” tegas Awan.

Selanjutnya, pihak DPRD Kota dan Pemkot Banjarmasin telah sepakat memberikan izin bagi pedagang lapak yang ada di depan Pusat Kuliner Baiman, seperti buah-buahan dan lainnya yang tidak berbentuk kuliner.

Selain itu, menurut dia, dengan adanya lapak baru bagi pedagang buah yang nantinya akan menempati lapak di depan PKB, justru akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. 

“Orang yang datang membeli buah, jika lapar bisa langsung menuju Pusat Kuliner Baiman,” tutup politisi PKS ini. mar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.