Dewan Tunda Pengesahan Perda Retribusi Tempat Penjualan Minol

1079

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pengesahan Revisi Perda Nomor 17 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol sementara ditunda. Pemkot Banjarmasin meminta kalangan legislatif untuk kembali membahas aturan tersebut.

“Sebelum rapat paripurna pengesahan aturan itu, Walikota meminta kami untuk kembali membahasnya,” ujar Ketua DPRD Banjarmasin, Ananda di Gedung Dewan, Jum’at (23/8/2019).

Lalu bagaimana nasib Revisi Perda Retribusi Penjualan Minol ini? Ananda mengatakan, karena Perda itu hasil kerja dari Pansus dewan periode 2014-2019 yang nantinya akan berakhir pada September 2019, maka aturan tersebut akan kembali di lanjutkan di periode dewan 2019-2024.

“Pansus ini kan atas nama institusi, yaitu DPRD Banjarmasin, dan kami sudah mempelajarinya, jadi ini dapat di lanjutkan ke periode dewan yang baru,” kata Ananda.

Untuk mekanisme pembentukan Pansus Revisi Perda Retribusi Tempat Penjualan Minol ini, menurut Ananda, pihaknya melalui rapat Badan Musyawarah, kembali akan membentuk Pansus tersebut. Kemungkinan akan membentuk pansus baru atau dengan menunjuk Komisi II yang mempunyai kewenangan di bidang retribusi.

Baca Juga :   Program Germas Perlu Digalakkan di Banjarmasin

“Bisa saja nanti Komisi II dengan dewan yang baru ditunjuk sebagai Pansus. Yang penting penunjukan ini melalui Badan Musyawarah di dewan dulu,” terangnya.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina membenarkan, pengesahan payung hukum ini sementara ditunda. Pihaknya bersama DPRD Banjarmasin  kembali akan meminta masukan dari masyarakat agar kedepan tidak menimbulkan polemik yang dapat merugikan warga di Kota ini.

“Kemarin, ini sempat menjadi polemik di masyarakat. Terkait peredaran minol di Supermarket dan Hypermarket. Jadi kami meminta dewan untuk menunda dulu pengesahannya,” katanya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here