Di Sini Pasar Ramadhan Banjarmasin 2018 Bakal Digelar

834
Suasana Pasar Ramadhan Banjarmasin 2017

KabarKalimantan, Banjarmasin – Bulan Ramadhan 2018 diprediksi jatuh pada Mei mendatang. Berbagai persiapan untuk menyambut bulan suci itu mulai disusun. Tidak terkecuali untuk Kota Banjarmasin.

Salah satunya kegiatan rutin yang dilaksanakan yakni Pasar Ramadhan, atau yang lebih akrab disebut masyarakat Banjarmasin dengan Pasar Wadai.

Nah, untuk tahun ini pasar yang menyediakan berbagai macam jajanan kuliner tersebut bakal kembali digelar di depan Balai Kota Banjarmasin, Jalan RE Martadinata.

“Sesui hasil keputusan rapat tadi, Pasar Ramadahan kembali diadakan di depan Pemkot,” ucap Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah di balai kota, Rabu (28/3/2018).

Alasan mengapa Pasar Ramadhan kembali diadakan di sana. Menurut Herman, depan balai kota satu – satunya lokasi yang pas untuk menggelar tradisi sejak di era 80an itu.

“Hanya di sana yang dirasa representatif. Kalau di Jalan Sudirman kan lagi ada pembongkaran eks kantor gubernur, takutnya mengganggu,” katanya.

Selain penentuan lokasi, yang menjadi catatan penting dalam rapat tersebut adalah soal tatanan pasar, harga tebusan lapak para pedagang, juga rangkaian acara yang ada di dalamnya.

Hermansyah menghendaki agar uang tebusan lapak tidak terlalu mahal. Sebab menurutnya hal itu akan berpengaruh dengan harga jual para pedagang nantinya.

“Sudah kami sampaikan kepada Event Organizer (EO) supaya tempat berjualan itu jangan mahal. Karena itu salah satu penyebab pedagang mengangkat harga jual,” imbuhnya.

Selain itu, untuk kegiatan yang digelar di Pasar Ramadhan harus lebih terkonsep dan bernuansa religi. Sebab bercermin pada tahun lalu banyak acara yang tidak ada hubungannya dengan nuansa Ramadhan.

“Ya mungkin lomba memasak atau kegiatan yang lebih islami. Jangan tarian atau apa diadakan di sana, itu kan kurang pas,” katanya.

Hermansyah juga megaskan, untuk EO untuk tidak lagi menyewakan jalan sebagai tempat berjualanya Pedagang Kaki Lima (PKL). Mengingat pada tahun 2017 lalu arus lalu lintas Pasar Ramadhan tampak semerawut akibat keberadaan para PKL.

“Masalah PKL juga kami tidak mau lagi seperti tahun kemaren. Mereka hanya boleh berjualan di bagian sisi kiri kanan pasar,” tegasnya.

Dia juga tidak mau mendengar adanya jual beli lapak pedagang. Sebab menurutnya itu nantinya hanya menimbulkan permasalahan. “Kalau mau julan, jualan dengan betul – betul. Pokoknya tahun ini harus tertib,” pungkasnya.

M SYAHABANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here