Di Unlam, Ini Kata Deputi Gubernur BI Soal Perekonomian Nasional 

KabarKalimantan, Banjarmasin – Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjio, Ph.D, mengatakan gerak pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat, namun masih perlahan. Menurut Perry, perekonomian Indonesia mulai recovery sejak tahun 2015, selepas dihantam pelemahan akibat anjloknya harga komoditas di pasar dunia.

“Pemulihan ekonomi  Indoensia sudah dimulai sejak tahun 2015, meskipun tidak sesuai perkiraan semula,” kata Perry Warjiyo saat kuliah umum di aula 1 Rektorat Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (14/8/2017).

Perry Warjio melihat pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut secara moderat di tengah pertumbuhan ekonomi yang masih melambat. Namun, ia mengakui tren pemulihan ekonomi sempat meleset dari perkiraan semula.

Menurut dia, membaiknya kinerja investasi dan stabilitas makroekonomi turut mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dari sisi eksternal, perbaikan ekonomi global dan tren kenaikan harga komoditas berkontribusi memacu ekspor.

Itu sebabnya, Perry Warjio berharap prospek ekonomi terus membaik yang ditopang arus investasi dan ekspor. Di sisi lain, Perry mendorong ada stimulus fiskal di pusat dan daerah demi meningkatkan permintaan domestik.

“Akselerasi Infrastuktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Perry. Tapi, dia mengingatkan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung sektor infratruktur dan belanja pemerintah, melainkan sektor pengembangan agroindustri, pariwisata, dan kemaritiman mesti mendorong pertumbuhan.

M Rizal Khalqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here