Diduga Mabuk Zenith, AD Ditemukan Tewas Mengapung di Bawah Jembatan Sudimampir

123

BANJARMASIN, KK – Sesosok mayat ditemukan mengapung di Sungai Martapura, tepatnya di sekitar Jembatan Sudimampir Banjarmasin, Senin (9/1/2017).

Ia diduga tewas terjatuh ke sungai setelah menenggak obat Zenith. Mayat itu adalah AD, yang sempat dikabarkan hilang beberapa hari lalu.

Menurut keterangan saksi, Agustina (40) warga Banjarmasin Tengah yang merupakan teman korban, AD sudah tidak terlihat sejak beberapa hari lalu.

Terakhir ia bertemu dengan korban Rabu (4/1/2017) lalu, dan pamit mau pulang, meski sempat dilarang oleh saksi karena saat itu korban dalam keadaan mabuk berat akibat menelan obat Carnophen.

“Jangan pulang dulu, nanti aja setelah kembali normal,” ujarnya menirukan saat melarang korban pulang.

Saksi juga mengatakan terakhir kali dia bertemu dengan korban, ketika minum kopi di sebuah warung di wilayah Sudimampir.

AD sendiri diketahui adalah warga Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, bekerja sebagai pemulung dan bertempat tinggal di bawah Jembatan Ahmad Yani, atau lebih dikenal dengan nama Jembatan Dewi Banjarmasin.

Adapun korban yang bermaksud pulang itu kemungkinan terpeleset dan jatuh ke sungai. Keadaannya yang mabuk membuatnya tidak berdaya dan tenggelam dibawa arus sungai, ditambah lagi diketahui dari keterangan saksi lain bahwa korban tidak bisa berenang.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol Untung Widodo saat dikonfirmasi membenarkan temuan mayat tersebut, untuk mayat telah dilakukan otopsi. “Adapun temuan mayat di perairan Sungai Martapura tersebut sudah dievakuasi ke rumah sakit, dan dilakukan otopsi,” katanya.

Pihak Polair Resta Banjarmasin sedang menunggu hasil pemeriksaan medis, apakah ada tindak kekerasan atau kemungkinan pengaruh dari obatan seperti yang dikatakan saksi.

“Kami sedang menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit,” jelas dia. raf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here