Menu

Mode Gelap

Kotabaru · 19 Okt 2021 12:22 WIB ·

Dinas PPPA Dalduk dan KB Kotabaru Sosialisasikan Kekerasan Perempuan dan Anak


 Dinas PPPA Dalduk dan KB Kotabaru Sosialisasikan Kekerasan Perempuan dan Anak Perbesar

KabarKalimantan, Kotabaru – Meningkatnya angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bumi Saijaan membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (PPPA-Dalduk dan KB) Kotabaru mengambil langkah cepat dengan mengadakan sosialisasi bersama dinas terkait, camat, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Sosialisasi ini sangat penting. Karena saat ini Kabupaten Kotabaru merupakan penyumbang terbanyak ketiga kasus kekerasan perempuan dan anak di Kalimantan Selatan dengan 33 kasus per 18 Oktober 2021. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang hanya 28 kasus,”ungkap Kepala Dinas PPPA-Dalduk dan KB Kotabaru Dr Cipta Waspada saat membuka sosialisasi itu di Operation Room Setda, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga :   Lanal Kotabaru Persilakan Masyarakat Kunjungi KRI Dewa Kembar 932

Melalui sosialisasi ini, lanjutnya, akan dibentuk tim terpadu tingkat desa terkait penanganan kekerasan perempuan dan anak berbasis masyarakat. Sehingga seluruh kasus di tingkat desa dapat terjangkau dan tertangani.

Menurut Cipta, kekerasan perempuan dan anak telah memberikan dampak negatif dan luas, tidak hanya terhadap korban, tetapi juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak dalam kehidupan.

Baca Juga :   Macan Bamega Polres Kotabaru Bekuk Spesialis Pencuri "Kotak Amal"

Kekerasan yang dihadapi perempuan dan anak pun bukan hanya kekerasan fisik, melainkan juga kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan penelantaran.

Selama ini, tambahnya, untuk penanganan kasus kekerasan, Dinas PPPA-Dalduk dan KB bekerjasama dengan Crisis Center, dan Puspaga untuk selalu menjangkau dan mendampingi serta melakukan mediasi kepada keluarga, korban, maupun apabila keranah hukum dalam hal ini PPA Polisi.

Ia menegaskan, pemerintah bertanggung jawab untuk menghormati, melindungi, membela, dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara dan penduduknya termasuk perempuan dan anak tanpa diskriminasi.

Baca Juga :   Bang Arul: Mari Ciptakan Pilkada Damai, Tenteram dan Sejuk

Dalam hal ini, wajib untuk memberikan layanan pengaduan, rujukan pendampingan dan bantuan hukum pada permasalahan perempuan yang ada di Kabupaten Kotabaru dengan segala keterbatasannya.

“Semoga dengan langkah yang kita ambil ini tidak ada lagi penambahan kasus kekerasan. Walaupun terjadi, minimal semua kasus dapat kita tangani,”ujarnya.

Selain sosialisasi kekerasan perempuan dan anak, juga digelar sosialisasi terkait tindak pidana perdagangan orang.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Chairil Anwar Laksanakan Reses Tahap III di Kecamatan Pulau Laut Barat

25 November 2021 - 21:46 WIB

Sayed Jafar Berharap Kepengurusan Dekranasda Anyar Mampu Kembangkan Ekonomi Kreatif

25 November 2021 - 21:28 WIB

Sekda Kotabaru Buka Rapat Kerja Optimalisasi Pendapatan Daerah se-Kalsel

25 November 2021 - 16:09 WIB

Ernawati Laksanakan Reses Perdana di Desa Limbungan

24 November 2021 - 21:55 WIB

Kejari Siap Bantu BPN Kotabaru Selesaikan Sengketa Tanah

24 November 2021 - 20:08 WIB

Ruspiandi Turut Bangga atas Raihan LPMP Pemkab Kotabaru

23 November 2021 - 17:22 WIB

Trending di Kotabaru