Dinas PUPR Banjarmasin Segera Tanggulangi Drainase Mampet

973

KabarKalimantan, Banjamasin – Drainase di Kelurahan Seberang Mesjid dan Kampung Melayu mampet. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, luapan air masuk ke pemukiman warga.

Warga RT 11 Kelurahan Seberang Mesjid, Sadiman mengungkapkan, pihak  pemerintah telah melakukan survei dan meninjau langsung kondisi yang terjadi di wilayah tersebut. Namun hingga saat ini, belum ada satupun realisasi dari Pemkot Banjarmasin.

Masalahnya, ujar Sadiman,  jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, luapan air meluber hingga masuk ke dalam rumah warga. “Saluran drainasenya buntu. Keadaan ini sudah lama terjadi. Tinggi airnya hingga mencapai 20 Cm. Mudah-mudahan tahun ini terealisasi,” ucapnya kepada wartawan, Senin (4/2/2019).

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Matnor Ali mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), lurah dan camat setempat untuk menindaklanjuti persolan tersebut.

Baca Juga :   Achmad Maulana Gantikan Iwan Rusmali di DPRD Banjarmasin

Hasilnya, pembangunan drainase akan dilaksanakan awal tahun 2019. Apalagi drainase itu telah masuk kedalam program skala prioritas. “Rapat ini menindaklanjuti program yang tersisa 2018 lalu. Kami harap triwulan pertama sudah bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Memang, ujar Matnor, ada sedikit kendala teknis di lapangan. Pembangunan  drainase yang bersebrangan dengan lokasi perumahan milik TNI, diduga sempat ditolak salah satu oknum anggota angkatan darat itu.

“Tapi kami sudah melakukan koordinasi denga Dandim yang lama dan Dandim yang baru. Masalanya sudah selesai, mereka mendukung apa yang menjadi program pemerintah,” jelasnya.

Politikus Partai Golkar ini berharap, dengan adanya pembangunan drainase di dua wilayah yang termasuk dalam kota kumuh itu, persoalan genanagan air yang meluber dapat ditanggulangi. “Ini demi terciptanya kenyaman bagi warga yang bermukim di Kecamatan Banjarmasin Tengah,” ungkapnya.

Kepala Bidang Drainase Dinas PUPR Banjarmasin, Rusyida membenarkan, pembangunan drainase di wilayah itu sempat dianggarkan 2018 lalu. Namun akibat adanya kendala teknis di lapangan, pembangunannya pun gagal.

Baca Juga :   Awal Tahun Ini, DPRD Banjarmasin akan Godok Tiga Raperda

“Insya Allah tahun ini direalisasikan, anggarannya ada,” katanya.

Smara Aqdimul Azmi

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here