Sab. Apr 4th, 2020

Dipanggil Dewan, Disdikbud Kalsel Terlibat Konflik Internal

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Mekanisme mutasi dan rotasi Kepala Sekolah di Kalimantan Selatan dinilai bermasalah. Komisi IV DPRD Kalsel pun memanggil dinas terkait ke Rumah Banjar, Senin (3/2/2020) siang.

Pemandangan tak sedap pun ditunjukkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel saat rapat dengar pendapat dengan wakil rakyat itu.

Sang Kepala Dinas M Yusuf Effendie malah terlibat perseteruan dengan bawahannya Kepala Bidang SMA Disdikbud Kalsel Muhammadun.

Dalam perseteruan itu, keduanya saling membela diri terkait rapat pengusulan nama-nama kepala sekolah. Muhammadun mengaku tidak dilibatkan.

Kadisdikbud membantah. Dirinya mengaku sudah menyampaikan undangan, sedang yang bersangkutan tidak datang.

Serangan balik Yusuf langsung diklarifikasi Muhammadun. Ia mengaku ketidakhadirannya karena mendapat tugas mendampingi gubernur.

Muhammadun pun mengatakan, jika dirinya dikatakan tak masuk kerja, tidak mungkin realisasi kinerjanya mendapat penilaian bagus.

“Selama ini saya kerja selama 24 jam tanpa mengenal tempat,” ucap Muhammadun di hadapan anggota legislatif.

Baca Juga :   Panggil Dispora Kalsel, Wakil Rakyat Tuntut Percepat Renovasi 17 Mei

Tentu ia menyayangkan jika rapat tetap digelar saat dirinya tidak ada di tempat.

Sementara itu, M Yusuf Effendie mengatakan jika mutasi dan promosi kepsek sudah sesuai prosedur dan berdasarkan regulasi. Menurutnya, kapasitas SKPD hanya sebatas mengusulkan, sedangkan untuk keputusan pengangkatan menjadi hak prerogratif kepala daerah.

Yusuf Effendie juga membantah tudingan tak melibatkan pejabat internal. Dalam pengakuannya, kabid-kabid yang lain hadir. “Kami kan sudah menyampaikan undangan,” katanya.

Menyaksikan perseteruan itu, wakil rakyat menyayangkan. Mereka berharap perseturuan internal itu segera diselesaikam agar tidak berlarut-larut. Dikhawatirkan itu akan mengganggu kinerja yang bersangkutan.

“Kami akan terus memanggil Disdikbud sampai permasalahan ini selesai,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kalsel M Lutfi Saifuddin.

Dalam rapat dengar pendapat oleh Komisi IV dengan Disdikbud Kalsel itu sedikitnya ada tiga masalah yang dibicarakan. Selain soal mutasi dan rotasi Kepsek tingkat SMA/sederajat, juga terkait honor guru dan tenaga kependidikan Non PNS di SMA Negeri di Kalsel dan kondisi tiga sekolah milik Pemerintah Provinsi Kalsel.

Baca Juga :   Legislator DPRD Kalsel Ngecat Jalan Bareng Warga

Reporter: M Ali Nafiah Noor
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.