Diperingati dengan Kegembiraan, Para Buruh Tetap Perjuangkan Haknya

2326

KabarKalimantan, Banjarmasin – Walaupun tidak dalam gejolak aksi demo, para buruh tetap menyampaikan aspirasinya dalam peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday), Rabu (1/5/2019).

Pun demikian, para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia se-Kalimantan Selatan tetap menyampaikan tuntutannya.

Beberapa tuntutan dikemukakan. Di antaranya, revisi PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan dengan cara membentuk tim bersama yang melibatkan unsur serikat pekerja, perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, perumahan buruh dengan harga yang terjangkau, perlindungan untuk korban PHK, dan pengangguran dan pelindungan terhadap burih migran.

Ketua DPD KSPSI Kalsel H Sadin Sasau berharap penyerahan rekomendasi tuntutan para pekerja tersebut dapat sambutan hangat oleh pemerintah.

“Semoga aspirasi para pekerja tersebut dapat terealisasi dan terwujud,” katanya dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang dirangkai dengan Gerak Jalan Bersama Paman Birin, di Siring 0 km Banjarmasin.

Baca Juga :   Paman Birin Dikejutkan Tiup Lilin, Kenapa?

Menanggapi tuntutan para pekerja tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor menyambut baik aspirasi yang disampaikan para buruh tersebut.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menerima, mendengarkan dan mendukung aspirasi masyarakat, terlebih para buruh,” kata Gubernur yang akrab disapa Paman Birin.

Ia menuturkan, sudah sewajarnya para buruh menyampaikan aspirasinya, karena menurutnya tidak ada orang yang ingin hidup susah. “Perjuangan para buruh ini adalah perjuangan untuk menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera,” ucapnya.

Di samping itu,  Paman birin mengatakan, para buruh tidak hanya bisa demo yang menjadi identik mereka saat peringatan Mayday, tapi para buruh juga dapat memperjuangkan aspirasinya dengan berbagai cara yang tentunya positif, salah satunya dengan gerak jalan bersama ini.

“Walaupun ada demo tidak masalah. Adanya demo itu bagus, dan demo itu membuktikan bahwa aspirasi mereka yang tersumbat ingin disalurkan hingga dapat tersampaikan, itu saja. Kalau pemerintah menangkap seperti itu, saya yakin buruh demo diiringi aksi yang gembira, aspirasi buruh dapat diambil atau diaplikasikan oleh pemerintahan,” ucap Paman Birin yang dulu sempat menjadi buruh di pelabuhan.

Baca Juga :   Menpan-RB : Penerapan SAKIP Jadikan 151 Pemda di Wilayah II Hemat Rp 22,3 Triliun

Paman Birin menilai, peringatan Mayday amerupakan salah satu gerakan kebersamaan. Sebagai pemerintah, lanjutnya, wajib berupaya keras untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh keluarga atau serikat pekerja.

“Harapan kita secara umum, rakyat Kalsel dengan berbagai profesinya, ingin sejahtera. Dan kehadiran pemerintah harus ada di rakyat, apapun tugas dan kerja rakyat kita,” pungkas Paman Birin.

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here