Disdik Banjarmasin Benahi Sitem PPDB

2844

Kabar Kalimantan, Banjarmasin – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan terobosan baru di dunia pendidikan. Pemerintah pusat menetapkan zonasi atau jarak terdekat menjadi prioritas utama bagi penerimaan siswa baru di sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Banjarmasin.

 

Sekertaris Dinas Pendidikan, Kota Banjarmasin, Syarwani, menyampaikan

terus melakukan pembenahan sistem PPDB pada tahun 2018. Ia berharap ada pemerataan pendidikan di tengah masyarakat.

“Tahun depan kami coba benahi, sehingga pemerataan pendidikan dapat terlaksana. Terkait nilai akademik siswa, akan menjadi bahan pertimbangan selanjutnya,” ia berujar.

Sistem PPBD mengutamakan jarak sekolah dengan tempat tinggal dan umur siswa. Menurut dia, nilai akademik bukan patokan utama.

 

“Salah satu tujuan pemerintah memberlakukan sistem agar siswa yang lebih tua mendapat kesempatan lebih. Dan memang jika nilai akademiknya baik, tapi umurnya lebih muda, itu tidak diprioritaskan tahun ini,” ujar Syarwani.

 

Sistem zonasi ini mengacu Permendibud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat.

Beleid itu mengatur sekolah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili pada radius terdekat dari sekolah, paling sedikit 90 persen dari total jumlah peserta didik yang diterima. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling lambat enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB.

 

Pemerintah daerah menetapkan radius zona sesuai kondisi di daerah tersebut. Sebesar 10 persen dari total jumlah peserta didik dibagi menjadi dua kriteria, yaitu 5 persen untuk jalur prestasi, dan 5 persen untuk peserta didik yang pindah domisili.

 

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here