Ming. Jan 17th, 2021

Dishub Banjarmasin Minta Dewan Buat Perda Parkir Tugboat

1 min read

BANJARMASIN, KK – Puluhan tugboat di dermaga sungai Jalan Karya Bakti, samping kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, sampai saat ini masih dikelola pihak swasta.

Ichwan Noor Chalik, Kepala Dishub Kota Banjarmasin menyampaikan, pihaknya tidak dapat menarik tarif retribusi, oleh karena belum adanya perda yang mengatur tambat kapal tugboat di dermaga sungai itu.

“Pihak kami tidak berani, takut dianggap pungli, sebab belum ada payung hukum yang mendasari tambat tugboat tersebut,” ujarnya.

Ia berharap pemkot dan DPRD Kota Banjarmasin dapat membuat perda sebagai dasar hukum untuk penarikan retribusi tambat tugboat yang nantinya bisa menjadi tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selanjutnya Ichwan Noor Chalik mengatakan, dari dermaga itu Pemkot Banjarmasin hanya mendapat pemasukan daerah lewat proses perizinan dermaga. Padahal, potensi pendapatan daerah dari parkir tugboat itu cukup besar.

“Misalkan sehari saja ada 10 tugboat yang tambat, bisa menghasilkan Rp2,5 juta,” katanya.

Di pihak lain, Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Faisal Hariyadi mengatakan, potensi PAD dari tambat tersebut cukup besar. “Itu bisa menjadi tambahan PAD, sayang jika dibiarkan begitu saja,” katanya.

Kemudian Faisal Hariyadi menambahkan, sebelum pembentukan perda penarikan tarif retribusi tambat tugboat itu, pihaknya perlu melakukan kajian terlebih dahulu dan melakukan konsultasi dengan kementerian terkait. mar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.