Sel. Mar 31st, 2020

Dishubkominfo Minta Perusahaan BTS Bertanggung Jawab atas Korban

1 min read

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Banjarmasin memastikan bahwa Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi yang roboh Rabu (22/12/2016) lalu di Jalan Tembus Mantuil, Gang Perintis, RT 22, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan itu, sudah memiliki izin resmi.

Kabid Kominfo Dishub Banjarmasin, Husin Luthfie, Jumat (23/12/2016) mengatakan, perusahaan yang mengajukan izin dari BTS yakni PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) itu sudah memiliki izin rekomendasi, baik dari pihaknya maupun Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2TPM).

“Izin untuk rekomendasi Dishub ada dan untuk BP2TPM lengkap, ” imbuhnya.

Dikatakannya, pihak Dishubkominfo juga meminta agar perusahaan tersebut bertanggung jawab atas jatuhnya korban akibat kecelakaan tersebut, yang tidak lain merupakan pekerja pembangunan menara BTS itu.

“Saat ini ditangani oleh polisi karena ada dua korban, satu meninggal dunia dan yang satunya lagi patah kaki. Kita juga meminta kepada mereka untuk bertanggung jawab terhadap korban,” ucap Husin.

Pihak Dishubkominfo Banjarmasin hingga saat ini masih menunggu kepastian dari kepolisian, apakah menara tersebut masih bisa didirikan kembali atau tidak. Jika kepolisian memberikan izin tentu Dishubkominfo juga akan mengizinkan, sebab surat izin mereka sudah lengkap sesuai aturan.

“Secara perizinan mereka memenuhi syarat, kami tentu akan mengizinkan. Tapi tentu saja jika kepolisian sudah mengizinkan untuk dilanjutkan, sebab saat ini masih dalam police line,” pungkasnya. bur/ara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.