Kam. Apr 2nd, 2020

Dishut Kalsel Targetkan Penghijaun 35 Ribu Hektare Lahan

2 min read

KabarKalimantan, Banjarbaru – Gerakan revolusi hijau yang digaungkan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor sebagai upaya untuk memperbaiki lahan kritis di Bumi Lambung Mangkurat semakin digencarkan. Tahun ini, pemerintah setempat menargetkan mampu menghijaukan 35 ribu hektare lahan.

Untuk mempercepat penghijauan tersebut, Dinas Kehutanan menskenariokan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalsel juga turut terlibat. Tidak hanya lapor kalau sudah menanam pohon, tapi setiap penanaman juga diminta foto koordinat pohon yang ditanam agar tidak tumpang tindih.

“Ini merupakan salah satu cara untuk mempercepat penghijauannya. Sebab, kalau mengunakan cara lama tentu akan memakan waktu yang sangat lama, 200 tahun pun belum tentu pulih,” kata┬áSekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Rahmaddin, Kamis (5/7/2018).

Selain menargetkan penghijauan di 35 ribu hektare lahan tersebut, lanjut Rahmaddin, saat ini pihak Dishut Kalsel juga menjaga lahan kritis yang kini luasnya mencapai 640 ribu hektare di Kalsel ini bisa berkurang.

Baca Juga :   Balangan Tanam 500 Bibit Pohon demi Revolusi Hijau

“Bahkan, kami juga mengerahkan Kelompok Pengelolaan Hutan (KPH) di seluruh kabupaten/kota agar terus melakukan penanaman pohon. Tercata, pertengahan tahun ini sudah dilakukan penanaman mencapai 8.000 hektare,” jelasnya.

Rahmaddin memperkirakan, perlu waktu sekitar sepuluh tahun untuk memperbaiki hutan yang terlanjur rusak untuk kembali lestari, paling tidak menghijaujan lahan yang kritis tersebut.

Gerakan revolusi hijau ini tidak hanya sebagai upaya untuk meremajakan lahan kritis, namun juga untuk mengubah perilaku masyarakat secara cepat dan tepat, melalui penanaman dengan pendekatan penyuluhan yang melibatkan stakeholder di semua lapisan masyarakat.

Untuk itu, Rahmaddin pun menegaskan, penanganan lahan kritis ini harus dilakukan dengan bijak. Sebab, tujuannya tidak hanya untuk mengembalikan kelestarian hutan, tapi bermanfaat pula bagi kesejahteraan masyarakat. “Salah satu pemanfaatan hutan dengan baik juga akan berpengaruh dengan perekonomian masyarakat,” tutupnya.

M Rizal Khalqi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.