Ditinggal Patroli, Motor Petugas Dishub Dilarikan Pencuri

230

KabarKalimantan, Banjarmasin – Motor milik salah seorang petugas Dishub yang diparkir di lingkungan Kantor Pemko Banjarmasin raib digasak pencuri, Kamis (19/7/2018).

Pagi itu, Nahdiannor salah seorang petugas bagian Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) LLAJ tidak memilki firasat jika motor yang dia gunakan untuk berkerja itu bakal hilang.

Seperti biasa dia memarkir motor merek Yamaha NMAX dengan nomor Polisi DA 6918 ADH itu di belakang kantor LLAJ Balai Kota Banjarmasin tempat dia bekerja.

Nahas bagi Nahdiannor, setelah pulang patroli dia baru menyadari jika motornya sudah tidak ada di tempat parkir.

“Kami patroli dari pagi hingga siang, seperti biasa keliling kota. Tapi tadi tiba-tiba Nahdi panik, mengaku motornya tidak ada,” ucap Hendra rekan kerja Nahdiannor.

Setelah dilakukan pengecekan melalui CCTV dibantu petugas Satpol PP yang sedang piket, aksi pencurian itu terekam. Dalam video berdurasi 1 menit 57 detik itu terlihat seorang wanita berjilbab dengan menggunakan jubah hitam menggasak motor milik Nahdiannor.

Dalam penampakan awal, pelaku hanya berdiri memperhatikan motor incaran. Ia rupanya menyadari posisi kamera pengintai. Dengan memilih menyandar ke balik tembok, menghindari sorotan kamera secara langsung.

Pelaku sempat menghilang. Lalu kembali muncul, berjalan dengan santai dan duduk di atas jok motor. Kejadian ini terjadi pada pukul 10.30 Wita.

“Dengan tenang dia mengenakan helm. Seolah-olah itu motor miliknya sendiri. Padahal tamu Pemko masih lalu lalang di dekatnya. Sangat tenang. Ini pasti sudah pro,” kata Syahrudin anggota Satpol PP.

Tak ada kesulitan bagi pelaku untuk menyalakan motor tersebut. Dalam hitungan detik, dia sudah nyelonong kabur. Muncul dugaan bahwa korban lupa mencabut kunci motornya. Namun, rekan-rekan korban ragu dengan teori tersebut.

Dari gerak-geriknya yang luwes dan tegas, ada pula yang meyakini bahwa pelaku sebenarnya lelaki yang berdandan seperti perempuan. “Tapi semuanya kan baru sebatas dugaan,” tukas Syahrudin.

Insiden semacam ini terbilang jarang terjadi di Balai Kota. Paling banter pencurian helm. Tak mudah bagi petugas pos jaga untuk mengawasi perkantoran sebesar itu. Untuk memilah mana pelaku kejahatan dan mana tamu pemko.

M Syahbani

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here