Sab. Sep 26th, 2020

DLH dan TRGD Kalsel Rakor Percepatan Pembuatan Sekat Kanal dan Sumur Bor

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel bersama Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi terkait percepatan pembuatan sekat kanal dan sumur bor di kawasan Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, M Ikhlas mengatakan, kegiatan rakor ini sebagai upaya dalam rangka persiapan pembuatan sekat kanal dan sumur bor di kawasan lahan gambut bersama TGRD dan DLH selaku pemegang tugas pembantuan.

“Dalam rangka persiapan itulah, maka dilakukan verifikasi terlebih dulu di lapangan,” kata Ikhlas di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, Jum’at (21/9/2018).

Ikhlas menambahkan, dilakukan verifikasi tersebut seumpamanya di daerah lahan gambut terdapat Hak Guna Usaha (HGU). “Seandainya, ada daerah lahan gambut di dalam HGU atau di luar HGU. Selain itu, karena yang Kalsel awasi ada 4 KHG dan di luar konsesi,” ucap Ikhlas.

Baca Juga :   Siapkan Personil Siaga Bencana Karhutla

Sementara itu, Ketua TRGD Kalsel, Saut Nathan Samosir mengatakan pihaknya mendirikan sumur bor dan sekat kanal ini bertujuan untuk membasahi tanah agar lahan gambut di Kalsel tidak mudah terbakar.

“Membangun sumur bor dan sekat kanal tersebut untuk mengantisipasi kebakaran lahan di provinsi yang memiliki areal gambut,”katanya.

Selain itu, Saut menuturkan, pada anggaran tahun 2017 lalu, pihaknya sudah membuat 175 sumur bor dan 24 sekat kanal dan tahun ini rencananya kembali membangun 354 sumur bor dan 202 sekat kanal.

“Untuk pembangunan 354 sumur bor ini hanya 29 unit yang telah ditetapkan, sedangkan sisanya 173 unit lebih masih dalam proses tahapan verifikasi, apakah layak untuk dibangun dan diletakan di kawasan gambut,” katanya.

Saut menambahkan, sumur bor tersebut mempunyai panjang diameter sekitar 100 meter. Sehingga, keberadaan kawasan gambut yang memasuki wilayah sumur bor bisa untuk dibasahi, agar mencegah kebakaran hutan.

Baca Juga :   Kalsel Sinergis Mencegah Karhutla

“Jadi nanti kita cek dulu, apabila masih bisa dioptimalkan maka akan kita coba untuk mencegah adanya lahan terbakar,” pungkasnya.

Adapun target yang ingin mereka raih, adalah sumur bor sebanyak 354 buah dan sekat kanal sebanyak 202 buah dengan anggaran mencapai Rp 26 miliar.

Syahri Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.