DPRD Balangan Siap Membantu Perjuangkan Usulan untuk Insentif PPKB

772

KabarKalimantan, Paringin – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan kedatangan para tokoh pendiri Balangan yang tergabung dalam Penerus Perjuangan Kabupaten Balangan (PPKB), Senin (17/9).

Kedatangan para tokoh pendiri Balangan yang bermaksud untuk berdialog dengan para wakil rakyat di DPRD Balangan itu pun disambut langsung Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi beserta anggotanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PPKB H Yusuf menyampaikan beberapa keluhan terkait masalah kucuran dana hibah PPKB pada tahun 2017 yang diterima para tokoh pendiri Balangan.

“Kami meminta kepada anggota dewan agar membuat Raperda insiatif terkait tali asih kepada tokoh pendiri Balangan yang tergabung di PPKB ini. Kami juga meminta kejelasan terkati pengembalian dana hibah PPKB ke kas daerah,” sebut Yusuf.

Sementara itu, Hifni Effendi, salah satu anggota PPKB ini menilai anggota PPKB harus mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Mengingat saat ini pemerintah daerah menjalankan program insentif atau tali asih  kepada kaum masjid,  guru mengaji dan lain sebagainya. ” Maka tidak salah kalau kami juga mempertanyakan apakah ada juga insentif untuk kami,” ucapnya.

Baca Juga :   Pemkab Balangan Sampaikan R-APBD TA 2020, Pendapatan dan Belanja Daerah Berimbang

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi menyatakan, pihaknya siap membantu dan memperjuangkan usulan dari PPKB terkait insintif atau tali asih tersebut.

“Kami akan coba usulkan untuk dibuat Raperda terkait tali asih PPKB ini, bahkan kami juga beharap PPKB terlibat langsungg dalam penyusunan Raperda inisiatif  tersebut,” ucapnya.

Terkait dana hibah untuk PPKB, tambah Abdul Hadi, sepengetahunnya PPKB Balangan mendapat dana hibah pada 2017 lalu sebesar Rp 3 miliar. Namun penggunaannya hanya terpakai Rp 1,5 miliar dan rencananya akan digunakan lagi sebesar Rp 1,5 miliar di tahun ini.

Menurut peraturan, dana hibah itu harus digunakan keseluruhan pada tahun itu juga. Jika tidak habis, maka akan dikembalikan ke kas daerah. “Semua dana hibah harus dipergunakan yang didampingi dengan laporan pemakaiannya. Jika tersisa pastinya harus dikembalikan ke kas daerah,” jelasnya.

Baca Juga :   DPRD Balangan Gelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Kesatu

Ketua Bapemperda DPRD Balangan Syahbuddin juga menyatakan siap membantu PPKB untuk memperjuangkan pemberian tali asih tersebut. Bahkan menurutnya, kalau perlu mengajak PPKB mencari jalan ke provinsi dan DPR RI. “Kami siap bantu, baik tenaga atau pun pikiran untuk perjuangan anggota PPKB ini, karna kami nilai jasa mereka patut untuk dihargai,” ujarnya.

FM Hidayatullah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here