DPRD Banjarmasin akan Segera Rampungkan Perda Tentang Narkoba

891

KabarKalimantan, Banjarmasin – Penggodokan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Narkoba di DPRD Banjarmasin hampir mencapai tahap akhir. Beberapa pasal dalam aturan itu telah diperbaiki dan disesuaikan agar tidak bertentangan dengan peraturan di atasnya.

Ketua Pansus Raperda tentang Narkoba atau Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya, Asmad mengatakan, beberapa penyesuaian di dalam payung hukum itu memang telah dilakukan. Sehingga tidak ada kesamaan kewenangan dengan pemerintan provinsi maupun pusat.

“Paling satu kali rapat, Raperda ini sudah final. Tinggal diparipurnakan untuk disahkan menjadi Perda,” ucap Asmad kepada wartawan di DPRD Banjarmasin, kemarin.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengakui, fokus utama aturan ini tetap untuk memusnahkan dan membasmi peredaran narkoba di Banjarmasin. Ditambah di dalam aturan itu juga termuat adanya perhatian khusus kepada pelajar yang terlibat penyalahgunaan narkotika.

“Intinya pendidikan mereka tetap jalan. Selain rehabilitasi jalan, anak didik yang terlibat juga akan mendapat pendampingan dari pihak pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Hukum dan Perundang-undangan Setdako Banjarmasin, Jefry Fransyah menjelaskan, sesuai dengan isi Raperda tersebut, penyidik PNS yang ada di Satpol PP dapat kewenangan melakukan penyidikan terhadap kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Seribu Sungai ini.

Namun lanjutnya, kewenangan Satpol PP itu terbatas, sebab itu bisa dihentikan atas petunjuk kepolisian, termasuk harus memberitahukan dan menyampaikan laporan penyidikan ke kejaksaan melalui Polri sesuai KUHAP.

“Kalau terkait pelajar yang terlibat Narkoba, pihak pemerintah sudah menunjuk tujuh Puskesmas setempat untuk menanganinya,” jelasnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here