Sab. Agu 8th, 2020

DPRD Banjarmasin Belajar Penjaminan Mutu Pendidikan ke Bekasi

2 min read

KabarKalimantan, Bekasi – Kalangan wakil rakyat di DPRD Banjarmasin melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Bekasi untuk menggali informasi terkait sistem penjaminan mutu pendidikan, Kamis (28/11/2019).

Menurut Wakil Ketua DPRD Banjarmasin H M Yamin, penjaminan mutu pendidikan di Kota Bekasi sudah baik. Apalagi kota itu sudah ditopang dengan suntikan dana pendidikan yang besar melalui APBD.

Bahkan, ujar Yamin, alokasi anggaran Bosda mereka, telah mengcover biaya pendidikan di sekolah dasar hingga sekolah menengah. “Angkanya cukup besar. Berkisar Rp 28.000 per siswa,” ucap Yamin kepada wartawan usai kunjungan kerja.

Belum lagi Pemkot Bekasi lanjutnya, sudah memiliki anggaran untuk GTK non PNS sebesar Rp 3,8 juta perbulan. “Itu digajih dari APBD. Itu yang kami pelajari dan akan coba diadopsi di Banjarmasin,” terang politkus Gerindra ini.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Hj Ananda membenarkan, capaian Kota Bekasi dalam meningkatkan mutu pendidikan sangat baik. Terbukti gelontoran dana APBD Bekasi mampu meningkatkan mutu pendidikan di kota itu.

Baca Juga :   Warga Kuin Cerucuk Tolak SHGB dari BPN

“Jadi ada yang spesial di Bekasi. Yaitu terkait Guru Tenaga Kependidikan (GTK). Mereka dibayar bukan melalaui sekolah yai langsung dari pemerintah setempat. Ini yang akan Insya Allah kami terapkan nanti di Banjarmasin,” bebernya.

Hal yang sama pun diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Matnor Ali. Menurutnya, Banjarmasin saat ini memang belum dapat memenuhi semua kebutuhan pendidikan melalui APBD di Kota Seribu Sungai.

Namun kata Matnor, melalui dana Bosda, untuk gaji guru honorer sudah mengalami peningkatan dari tahun lalu. Sebelumnya di tahun 2018, guru honorer hanya mendapatkan gaji Rp 800 ribu perbulan, tahun 2019 sudah naik menjadi Rp 900 ribu per bulan.

“Sedikit demi sedikit kami bersama pemerintah kota membenahi mutu pendidikan di Banjarmasin. Alhamdulillah ada kenaikan gaji guru honorer,” katanya.

Politikus Golkar ini berharap, Banjarmasin kedepan juga dapat mengalokasikan anggaran untuk menunjang pendidikan. Mulai dari sarana prasarana hingga peningkatan mutu dan kesejahteraan pendidiknya.

Baca Juga :   Matnor Ali : Pembangunan Wilayah Perkotaan Harus Terencana dengan Baik

“Insya Allah 2020 kami dapat meningkat itu  layaknya Kota Bekasi yang dapat mengcover seluruh biaya pendidikan di SD dan SMP, negeri maupun swastanya,” tutupnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidyat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.