DPRD Banjarmasin Pelajari Perubahan Status PDAM di Bali

1497

KabarKalimantan, Bali – Mekanisme terkait perubahan status badan hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Banjarmasin dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Peruhaan Umum Daerah (Perumda) terus dipelajari DPRD Banjarmasin.

Kali ini, wakil rakyat Kota Seribu Sungai melakukan kunjungan kerja untuk menggali infomasi terkait perubahan status tersebut di PDAM Gianyar, Bali (8/8/2019).

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono mengatakan, saat ini PDAM Gianyar telah melakukan proses perubahan status dari PD menjadi Perumda. Sedangkan Banjarmasin, belum melakukan itu.

“Proses belum sampai kesana, tapi Banjarmasin sudah ada niat, makanya kami menggali informasi dan pelajarinya,” ucap Bambang Yanto.

Jika mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor  54 tahun 2017  tentang BUMD, perubahan status PDAM ini berlaku untuk seluruh Indonesia. Sehingga ujar Bambang, perlu adanya kajian terkait bagaimana proses perubahan status PD ke Perumda.

Baca Juga :   Kata KPK Setelah Geledah Dua Kantor di Banjarmasin

“Apalagi di PDAM Bandarmasih, di dalamnya juga ada aset Pemprov juga. Inilah yang kami pelajari. Rencana ini akan diaplikasikan tahun depan,” ungkap politikus Partai Demokrat ini.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Bandarmasih Supian mengungkapkan, berdasarkan kajian, memang selayaknya harus ada perubahan PD ke Perumda. Namun ada kendala yang mendasar, yaitu terkait aset Pemprov di PDAM Bandarmasih.

Sekarang proses kajian itu lanjut Supian, sudah diserahkan ke Pemkot sebagai pemilik. Proses peralihannya pun harus ditentukan melalui mekanisme.

“Keunggulannya jika menjadi Perumda. Pemkot akan lebih leluasa untuk membuat kebijakan demi kesejahteraan masyarakat. kita tunggu keputusannya,” kata Supian.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here