DPRD Tanah Bumbu akan Fasilitasi Mediasi Permasalahan Tambang di Sungai Cuka

94

KabarKalimantan, Batulicin – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Fawahidah Mahabatan angkat bicara terkait keresahan warga Desa Sungai Cuka atas aktivitas tambang batubara PT PAMA yang merambah ke pemukiman.

Ia berjanji, akan berusaha menyelesaikan masalah tersebut dengan mempertemukan kedua belah pihak untuk kemudian dilakukan musyawarah.

“Sebelum dilakukan mediasi, tentu kita tidak tahu siapa yang salah dan siapa yang benar. Sebab, sebuah perusahaan tentu memiliki legalitas lengkap, seperti surat Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Di satu sisi, warga juga memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT) dan sebagian lagi ada yang mempunyai Sertifikat Hak Milik (SHM),” jelasnya.

Fawahisah mengatakan, legalitas perizinan tambang batubara itu yang menerbitkan pemerintah. Begitu juga dengan SHM yang diterbirkan BPN. Jadi, kedua belah pihak masing-masing mempunyai kekuatan hukum,” terangnya.

Ia berjanji, dalam waktu dekat akan menarik permasalahan ini ke ranah dewan sebagai pemangku kebijakan,” tegas Fawahisah.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here