Dua Driver Ojol Nyabu di Toilet Masjid

622

KabarKalimantan, Banjarmasin – Aksi nekat Rizki Julianda (25) dan Sholihin (22) memilih toilet Masjid Imam Syafi’i di Jalan AMD Raya, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan sebagai wadah berpesta narkoba kedapatan warga setempat.

Alhasil, kedua pemuda yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) yang tertangkap pada Senin (8/9) ini sudah menghuni jeruji besi Mapolsekta Banjarmasin Selatan.

Kepada petugas, kedua pemuda yang salah satunya merupakan warga Komplek Surya, Desa Pemangkih Laut, Kertak Hanyar Kabupaten Banjar ini mengaku memilih masjid sebagai wadah mengkonsumsi sabu-sabu yang dibeli seharga Rp 100 ribu secara patungan itu karena dirasa aman.

“Malam itu kami akan mengantar barang pesanan pelanggan ke Banjarbaru. Sebelum mengantar, kami patungan beli sabu-sabu dan mengkonsumsinya di toilet masjid karena tempatnya sepi,” jelas Rizki Julianda di hadapan para wartawan di Polsek Banjarmasin Selatan, Kamis (11/10).

Baca Juga :   Operasi Antik Intan 2018 Buahkan Hasil Fantastik

Rizki mengakui, dirinya menjadi pemakai narkoba sudah lama. Ia merasakan sensasi kenikmatan dan rasa nyaman setelah menggunakan barang haram tersebut. “Saya pakai narkoba sejak 2012 lalu mas. Tapi, beberapa tahun terakhir saya sudah berhenti,” akunya.

Ia juga mengakui, sudah pernah merasakan dinginnya ubin kurungan penjara pada 2012 lalu. Ia ditangkap polisi dengan kasus yang sama. “Saat itu, saya divonis selama 10 bulan,” bebernya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mengembangkan penyidikan terkait kemungkinan keterlibatan driver-driver lain dalam kasus penyalahgunaan narkoba ini. Polisi juga tengah mendalami sumber barang haram tersebut.

“Kami akan terus memburu penyalahguna narkoba sampai ke akar-akarnya,” tandas Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol H Najamuddin Bustari didampingi Kanit Reskrim Iptu Sisworo Zulkarnain.

Syahbandi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here