Dua Laga Lawan Bhayangkara FC U-18, Barito Putera U-18 Kantongi 6 Poin

283

KabarKalimantan, Banjarmasin – PS Barito Putera U-18 akhirnya berhasil melibas Bhayangkara FC U-18 diputaran kedua pertandingan Elite Pro Academy Liga 1 U-18 dengan skor telak 4-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (1/9/2019).

Pada babak pertama, Barito Putera U-18 lagi-lagi ketinggalan gol. Tepatnya dimenti ke-9.  Kecolongan itu terjadi saat kemelut di depan gawang Barito Putera U-18. Striker Bhayangkara FC U-18, Yhongki Yolanda pun memanfaatkan situasi tersebut. Dengan sedikit sontekan, dia berhasil membuat penjaga gawang Barito Putera U-18, Jhuan Rico terpaksa memungut bola dari gawangnya. 1-0 Barito tertinggal.

Namun 10 menit menjelang turun minum, tim asuhan Ilham Ramadhona ini akhirnya dapat membaca permainan lawan. Akibat kelengahan pemain belakang Bhayangkara FC U-18, Ilham pemain dengan nomor punggung 49 dari tim tuan rumah mampu membawa timnya menyamakan kedudukan, skor menjadi imbang 1-1.

Tidak puas dengan hasil seri, Laskar Antasari Muda kembali meningkatkan intensitas serangan. Umpan lambung dari sisi kiri, dimanfaatkan dengan baik oleh Yoan Saputra. Barito Putera akhirnya mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Hasil ini bertahan hingga peluit pertandingan babak pertama berakhir.

Setelah turun minum, tim kebanggan banggaan banua ini semakin menunjukkan permainan ciamik. Terbukti pemain Bhayangkara FC U-18 beberapa kali melakukan kesalahan.

Pada menit ke 53, sundulan sang kapten Barito Putera U-18, Mohammad Febrian menambah keunggulan timnya dengan memanfaatkan sepak pojok dari rekannya. Gol bertambah menjadi 3-1.

Masih tidak puas dengan tiga gol, Asisten Pelatih Barito Putera U-18, Ade Mulayadi memasukkan pemain pengganti, Unggul Prakasa.

Rupanya, taktik jitu telah dipersiapkan Ade Mulyadi. Dimenit ke 70, Unggul Prakasa mampu menambah pundi-pundi golnya. 4-1 untuk keunggulan Barito Putera U-18. Skor beetahan hingga pertandingan babak kedua berakhir.

“Alhamdulillah tim kami menang. Dibabak pertama kami sengaja memasang pemain bertahan. Dibabak kedua tim lawan sudah kehabisan tenaga, disitulah kami memasang amunisi untuk penyerang. Dan ini hasilnya,” beber Ade Mulyadi.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here