Jum. Jan 22nd, 2021

Dua Security di Jalan Kinibalu Dihujani Tusukan

2 min read

BANJARMASIN, KK – Betapa kagetnya dua penjaga keamanan langsung dihujani tusukan senjata tajam saat berjaga di parkiran belakang Depo Gemilang, Jalan Kinibalu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Minggu (15/1/2017) sekitar pukul 03.00 Wita.

Kasatreskrim Polresta Banjarmasin Kompol Arief Prasetya membenarkan kejadian itu. Ada dua orang penjaga malam yang mengalami beberapa luka tusuk akibat senjata tajam.

“Ini kasus pengeroyokan, menggunakan senjata tajam, dan mengakibatkan dua orang korban luka cukup parah,” katanya.

Kasus penusukan yang dilakukan oleh dua orang pelaku itu terjadi dengan cepat, hanya dalam waktu beberapa menit saja dua penjaga sudah terkapar dengan darah yang keluar dari beberapa mata luka di tubuhnya.

Menurut saksi yang sempat menyaksikan kejadian itu, dia sama sekali tidak menyangka hal itu akan menimpa dua penjaga malam itu. Pelaku yang datang ke TKP, langsung memarkir sepeda motornya, kemudian bersama dengan rekannya melakukan pengeroyokan terhadap penjaga keamanan itu.

Rekan korban yang berada dekat TKP, berusaha melerai pengeroyokan itu namun naas nasibnya, ia pun menjadi korban dalam kejadian itu.

Melihat korban yang sudah tersungkur, pelaku langsung beranjak pergi menggunakan sepeda motor jenis matic, merek Honda Scoopy warna abu – abu.

Korban yang mengalami luka berat, langsung dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin oleh, Tono, salah satu karyawan Depo Gemilang, beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan,
Kejadian itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Adapun korban bernama Muhammad Aulia Rahman (22) penjaga keamanan (security) Depo Gemilang warga Jalan HKSN komplek Swadaya Tani Gang TPA RT 10 Banjarmasin, mengalami beberapa luka akibat senjata tajam pada bagian dada, luka tusuk bagian perut sebelah kanan, dan luka robek pada pipi kanan.

Serta rekannya bernama Muhammad Isradi (25) penjaga keamanan Depo Gemilang warga Anjir, Kilometer 24, Kabupaten Barito Kuala dengan dua luka tusuk bagian pinggang sebelah kiri, dan luka tusuk di kaki kiri. Saksi dalam kejadian itu, HM (23) warga Jalan Veteran Banjarmasin.

Pelaku atas nama Amat yang juga karyawan dari Depo Gemilang, sempat melarikan diri. Kemudian setelah dilakukan negosiasi oleh pihak kepolisian dengan keluarga pelaku, Amat pun menyerahkan diri. Sementara rekan yang membantunya dalam kasus itu masih buron.

Dari hasil interogasi kepada pelaku, korban dan pelaku merupakan karyawan di perusahaan tersebut. Sebelumnya korban ditegur oleh pimpinan kemudian melampiaskan kekesalannya kepada pelaku, karena pelaku dianggap sebagai pemicu yang membuat korban dimarahi pimpinan.

Pelaku yang tidak terima perlakuan itu, kemudian sepulang kerja datang kembali bersama temannya ke TKP, dan langsung mengeroyok korban.

Dalam kasus itu pelaku yang melakukan pengeroyokan mengakibatkan luka terhadap korban, diterapkan Pasal 170 KUHP, dan terancam hukuman tujuh tahun penjara. raf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.