Sen. Jul 6th, 2020

Dua Unit Gedung RS Sultan Suriansyah Rampung 2018

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kelanjutan Pembangunan dua unit gedung Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin dipastikan selesai pada akhir tahun 2018. Hanya tinggal proses finishing dan pembersihan sisa proyek di beberapa ruangan poli dan IGD.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Suprayogi bersama Komisi III pun telah meninjau lokasi pembangunan gedung yang berlokasi di Jalan RK ILir, Kecamatan Banjarmasin Selatan ini.

“Hari ini kami meninjau dan memastikan bahwa proses penyelesaian pembangunan di tahun ini selesai sesuai dengan target yang ditentukan,” ucapnya usai melaksanakan kunjungan ke RS Sultan Suriansyah, Rabu (26/12/2018).

Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan, menurut Suprayogi, pihak pelaksana pembangunan bersama Dinas Kesehatan, sudah merampungkan beberapa ruang yang menjadi sasaran pada pembangunan itu.

Seperti, sebutnya, ruang untuk pelayanan gawat darurat atau IGD, poli gigi dan anak, sudah dimungkinkan dapat selesai. “Hanya kami meminta, ada beberapa penyempurnaan lain yang masih belum rampung, supaya segera di selesaikan karena ini sudah akhir tahun,” ungkapnya.

Baca Juga :   Fogging Belum Efektif, Satu Anak Meninggal Dunia

Tinggal untuk 2019 mendatang, pembangunan gedung berlantai lima dengan anggaran Rp70 miliar ini harus benar-benar disiapkan dengan matang. Beberapa rencana yang telah disusun termasuk lelang proyek, bisa segera dilakukan.

“Ketika awal tahun sudah masuk, maka lelang proyek gedung berlantai lima sebagai rawat inap itu, bisa segera di laksanakan,” jelas politikus Partai PDI-P ini.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Matnor Ali pun meminta, agar sepanjang proyek berjalan, pembenahan tetap harus dilakukan. Jangan sampai ada bagian di ruangan hingga bagian depan RS yang tergenang atau ada rembesan air dari luar. Karena hal itu, tentu akan mengganggu proses layanan dan kenyamanan, bila RS sudah difungsikan.

“Mumpung masih di tahap awal, bila ada rembesan atau kebocoran, itu langsung dibenahi. Jangan menunggu kondisi yang lebih parah,” ucap Matnor.

Baca Juga :   Adipura Kencana, Hajat Pemkot yang Hampir Kesampain

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Agus Suyatno pun menegaskan, seluruh pelaksanaan kegiatan pembangunan di tahun 2018 ini sudah mencapai 100 persen. Tinggal porses finishing dan pembersihan sisa-sisa proyek yang masih berserakan.

“Artinya tinggal melanjutkan pembangunan gedung rawat inap pada tahun 2019 dengan anggaran Rp 70 miliar. Itu termasuk alkes dan tenaga medisnya. Kalau ini selesai, maka rumah sakit ini dapat beroperasi,” jelasnya.

Smara Aqdimul Azmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.